Selasa, 28 April 2015
Tribun Jakarta

Motif Penembakan Anggota Polantas di Cirendeu Terus Didalami

Senin, 29 Juli 2013 16:40 WIB

Motif Penembakan Anggota Polantas di Cirendeu Terus Didalami
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto (tengah), menunjukkan barang bukti hasil operasi berantas jaya 2013 yang telah dilakukan selama 10 hari, saat rilis di gedung utama Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/2013). Dar 10 hari operasi tersebut, berhasil diamankan tersangka sebanyak 535 orang yang diduga melakukan tindak premanisme, miras, parkir liar, dan tawuran. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan pihaknya masih mendalami sejumlah kemungkinan motif pelaku penembakan atas anggota Polantas Polsek Gambir, Aipda Fatah Saktiyono, di Jalan Cirendeu Raya, sekitar pukul 04.30 WIB, Sabtu (27/7/2013) lalu.

Mulai dari kemungkinan dendam karena korban berselisih paham dengan pengendara motor lain beberapa waktu, sampai kemungkinan aksi ini adalah aksi terorisme.

"Semua dugaan itu kami dalami sebagai kemungkinan motifnya. Mulai dari korban, berselisih paham, sampai dugaan terorisme," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/7/2013).

Untuk memastikannya, kata Rikwanto, pihaknya juga menunggu sampai korban mulai agak pulih dan bisa berbicara.

"Juga untuk pengungkapan kasus ini. Saat ini kondisi korban membaik namun belum bisa berbicara dan belum pulih benar," katanya.

Menurut Rikwanto, sebagai anggota polisi, apa yang terjadi pada Aipda Fatah memang sebuah resiko.

"Di lapangan ini adalah resiko. Dalam rangka memerangi kejahatan, anggota polisi juga harus siap menghadapi kejahatan itu sendiri," kata Rikwanto.

Halaman123
Editor: Willy Widianto
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas