• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 21 September 2014
Tribun Jakarta

Polisi Belum Kaitkan Penembakan Ciputat dengan Teroris

Rabu, 7 Agustus 2013 14:45 WIB
Polisi Belum Kaitkan Penembakan Ciputat dengan Teroris
ZULFIKAR

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peristiwa penembakan misterius terhadap dua anggota kepolisian di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan dalam waktu dan tempat bersamaan menyisakan banyak pertanyaan. Siapa sebenarnya pelaku penembakan tersebut?

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno mengungkapkan motif penembakan anggota kepolisian tersebut masih diselidiki dan belum tentu bagian dari teror. "Motif sedang diselidiki," kata Putut di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2013).

Ditanya kemungkinan pelaku penembakan kelompok teroris, Putut pun belum bisa memastikan. "Masih dilakukan penyelidikan," ucapnya.

Begitu pula yang diungkapkan Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Agus Rianto. Menurutnya kejadian yang menimpa anggota kepolisian tersebut belum bisa diindikasikan sebagai perbuatan teror.

Meskipun demikian pihaknya mengimbau anggota kepolisian yang ada di lapangan untuk senantiasa waspada.

"Belum bisa diarahkan, belum bisa dipastikan ke arah sana (teror), karena kegiatannta berbeda-beda, tetapi namun demikian sesuai arahan pimpinan meningkatkan kewaspadaan dalam setiap melaksanakan tugas," ungkapnya.

Sementera Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto melihat bahwa wilayah Ciputat dan daerah sekelilingnya seperti Bojong Gede, Depok, dan Pamulang memiliki catatan tentang teroris. Sejumlah penangkapan dan pengungkapan pembuatan bom oleh jaringan teroris pernah dilakukan kepolisian.

"Kalau melihat wilayahnya Depok kan pernah ada bom dulu, kemudian Pamulang, itu kan wilayah-wilayah yang pernah menjadi tempat pengungkapan (teroris)," kata Rikwanto.

Ciputat mempunyai sejarah menjadi lokasi-lokasi penangkapan teroris, termasuk gembong teroris yang tewas saat disergap Densus 88 Anti Teror 2010 lalu Dulmatin. Dulmatin ditangkap di Pamulang, Tangerang Selatan. Wilayah Pamulang tidak jauh dari Ciputat dan berbatasan langsung.

Kemudian wilayah Depok ada kelompok teroris Bojong Gede dan Beji, sehingga melihat dari wilayah Ciputat dan Depok pun berbatasan langsung. Sementara Ciputat sendiri pun belum lama ini ada penangkapan teroris kelompok Abu Roban dan sempat beberapa kali teroris ditangkap di wilayah tersebut.

Dalam waktu dua minggu terakhir, di wilayah Ciputat terjadi penembakan misterius terhadap dua anggota polisi. Modus pelaku dari dua peristiwa tersebut hampir sama. Pelaku mengincar pengendara sepeda motor yang memakai atribut polisi dan dilakukan dini hari. 

Peristiwa penembakan  pertama menimpa Aipda Patah Saktiono di Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan pada 27 Juli 2013 menjelang subuh. Saat itu Aipda Patah yang akan berangkat tugas dari rumahnya di Bojongsari, Depok tiba-tiba ditembak orang tidak dikenal ketika sedang mengendari motor. Beruntung polisi lalu lintas yang bertugas di Polres Jakarta Pusat masih bisa diselamatkan karena tembakan tidak mengenai bagian yang mematikan.

Kemudian kejadian kedua menimpa Aiptu Dwiyatna Rabu (7/8/2013), saat kejadian Aiptu Dwiyatna akan melaksanakan tugas memberikan penyuluhan dan pengajian di masjid Lebak Bulus. Ia berangkat dari rumahnya di Pamulang sekitar pukul 04.00 WIB. Tiba-tiba korban yang mengendarai sepeda motor dipepet sepeda motor pelaku di Jalan Otista Raya, Ciputat. Pelaku langsung mengarahkan senjata api ke kepalanya, lalu menembaknya.

Aiptu Dwiyatna yang merupakan Babinkabtimas Polsek Cilandak pun langsung terkapar setelah peluru bersarang di kepalanya. Nyawanya tidak bisa tertolong meskipun sudah dilarikan ke rumah sakit.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2130822 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas