• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 29 Agustus 2014
Tribun Jakarta

Pembunuh Mahasiswi Universitas Pamulang Diduga Teman Prianya

Senin, 12 Agustus 2013 17:59 WIB
Pembunuh Mahasiswi Universitas Pamulang Diduga Teman Prianya
NET
ILUSTRASI

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Soewidia Henaldi

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Polisi mencurigai teman pria Siti Halimah Tusadiyah (22), mahasiswi Universitas Pamulang (Unpam) yang ditemukan tewas dalam karung.

Siti ditemukan tewas dalam karung di aliran Sungai Cisadane di Kampung Jampang Baru, Desa Sukasari RT 01/01 Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat (9/8/2013) lalu.

"Berdasarkan keterangan saksi, korban dijemput seorang pria pada Kamis siang. Pria itu menjemput korban di ujung jalan ke rumah Siti," ujar Kepala Satuan Reskrim Polres Bogor AKP Didik Purwanto, Senin (12/8/2013).

Didik menjelaskan, kepada orang tuanya, korban pamit untuk reuni bersama teman SMA-nya.

"Ternyata tidak ada reunian. Kami curiga, pria yang menjemput korban adalah teman dekatnya," imbuh Didik.

Polisi, kata Didik, masih mengembangkan kasus pembunuhan yang menimpa mahasiswi Unpam. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan, termasuk kedua orang tua dan kerabat korban.

"Kami juga masih menunggu hasil autopsi tim dokter Rumah Sakit Polri Kramatjati," katanya.

Saat ini, lanjut Didik, penyidik sedang mengumpulkan informasi mengenai sejumlah pria yang selama ini dekat dengan korban.

"Kami sedang melacak komunikasi terakhir korban dengan pria itu," cetusnya.

Diberitakan seblumnya, Siti Halimah Tusadiyah (22), mahasiswi semester 4 jurusan manajemen Unpam, Tangerang Selatan, ditemukan tewas di aliran Sungai Cisadane, Kampung Jampang Bawah RT 01/01, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Tubuh korban dimasukkan karung dan ditemukan Jumat (9/8/2013) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ditemukan, tidak ditemukan identitas korban dan terdapat luka di wajah dan bibirnya.

Baru pada Minggu (11/8/2013), identitas korban diketahui setelah ada keluarga yang datang ke Mapolsek Rumpin, mengecek keluarganya yang hilang.
Mayat Situ pertama kali ditemukan salah satu warga bernama Khatib (36). Saat itu, ia hendak buat air besar di Sungai Cisadane.

"Saksi penasaran saat melihat ada karung tersangkut di antara bebatuan. Saat dibuka, ternyata isinya mayat wanita," papar Didik. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2144902 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas