Sabtu, 30 Mei 2015
Tribun Jakarta

Penembakan Polisi di Tangsel, Karena Pelaku Mudah Melarikan Diri

Rabu, 14 Agustus 2013 15:16 WIB

Penembakan Polisi di Tangsel, Karena Pelaku Mudah Melarikan Diri
net
ilustrasi

Laporan Warta Kota, Budi Sam Law Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua kali peristiwa penembakan anggota polisi di wilayah Tangerang Selatan dan penembakan rumah mewah perwira polisi di Cipondoh, Kota Tangerang, dalam waktu yang berdekatan, bukan tanpa alasan dan rencana matang pelaku.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, menilai pemilihan pelaku melakukan aksinya di daerah penyangga ibu kota, agar para pelaku dapat cepat menghilang dan jejaknya sulit terlacak.

"Sebelum menentukan sasaran dan menentukan di wilayah mana akan beraksi, pelaku akan melakukan orientasi dulu. Dari analisa, pelaku akan aman di sekitar lokasi sementara waktu sampai mereka beraksi," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/8/2013).

Menurutnya peristiwa penembakan kepada polisi dan rumah polisi di wilayah yang ditentukan disinyalir sudah melalui pola ataupun skema yang telah disusun secara sistematis. Pelaku dipastikan sudah terlebih dahulu memetakan wilayah Tangsel dan Tangerang sebagai lokasi penembakan mereka.

Rikwanto menjelaskan, akhirnya pelaku beranggapan daerah Tangerang Selatan adalah daerah yang mumpuni untuk melakukan aksi kejahatan. Hal itu dikarenakan, setelah beraksi, mereka dapat dengan mudah melarikan diri ke daerah pinggiran dan jejaknya tidak terlacak.

Mengenai target penembakan sendiri pihak kepolisian belum bisa mendeteksi siapa sasaran penembakan oleh oknum yang diduga teroris tersebut. Sebab dari tiga penembakan yang ada, seluruhnya adalah perwira polisi menengah ke bawah.

Halaman12
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas