Sabtu, 20 Desember 2014
Tribun Jakarta

Kasus Penembakan di Pondok Aren Dicover Mabes Polri

Sabtu, 17 Agustus 2013 13:58 WIB

Kasus Penembakan di Pondok Aren Dicover Mabes Polri
KOMPAS images/VITALIS YOGI TRISNA
Petugas melakukan olah TKP di lokasi penembakan dua anggota Polri di Jalan Graha Raya, Tangerang, Banten, Sabtu (17/8/2013). Aiptu Kus Hendratno dan Bripka Ahmad Maulana meninggal dunia ditembak orang tak dikenal saat melakukan patroli. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol. Irfing Jaya menyatakan kasus penembakan misterius yang menewaskan dua anggota polisi yaitu anggota Binmas Pondok Kacang Aiptu Kus Hendratno dan anggota Polsek Pondok Aren Bripka Ahmad Maulana, langsung dicover oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri.

"Langsung dicover sama Mabes Polri itu secara komprehensif. Jadi Polda Metro Jaya dibackup Bareskrim Polri. Ini langsung ditindak lanjuti oleh Kabareskrim," kata Kombes Pol. Irfing Jaya, kepada Wartawan di rumah duka Bripka Ahmad Maulana Endang, Jl Musyawarah RT 06/RW 04, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (17/8/2013).

Irfing menuturkan, pihaknya akan mengikuti arahan yang diutarakan pimpinan Polri untuk senantiasa meningkatkan keamanan. Hal itu diharapkan dapat mencegah kejadian serupa.

"Tentunya pasca persitiwa penembakan ini keamanan ditingkatkan sesuai arahan pimpinan," pungkasnya.

Seperti diberitakan, Bripka Maulana, anggota Polsek Pondok Aren, tewas di dalam mobilnya yang ditembak oleh orang tak dikenal, Jumat (16/8/2013) malam.

Maulana, merupakan satu dari dua anggota Polsek yang tewas ditembak di Jalan Graha Raya, Kelurahan Prigi, Kecamatan Pondok Aren. Maulana tewas tertembak akibat tertembak di bagian punggungnya.

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Tribun Jakarta

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas