Minggu, 1 Februari 2015
Tribun Jakarta

Wartawan Sindo TV Polisikan Freddy Budiman

Senin, 2 September 2013 21:19 WIB

Wartawan Sindo TV Polisikan Freddy Budiman
Wahyu Aji/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Imam Soebroto (28), didampingi Riswanto Koordinator Liputan Sindo TV melaporkan kasus pengeroyokan yang dilakukan terdakwa mati kasus narkoba Freedy Budiman ke Mapolres Jakarta Timur, Senin (2/9/2013) malam.

Laporan tersebut ialah buntut dari pemukulan yang dilakukan Freddy dan dua orang tahanan Direktorat Narkotika Mabes Polri saat acara pemusnahan barang bukti di kantornya, Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (30/8/2013) lalu..

Imam yang menderita luka lebam pada pipi kanan, menjalani visum di RSUD Budi Asih, Jakarta Timur setelah memberikan keterangannya kepada petuagas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Jakarta Timur.

"Tadi ditanya bagaimana kronologinya, dan diminta kartu identitas untuk melengkapi laporan," kata Imam kepada wartawan di Mapolres Jaktim.

Sementara itu, Riswanto Korlip Sindo TV menuturkan, laporan tersebut dilakukan demi melanjutkan proses hukum. Menurutnya, banyak pewarta yang menjadi korban tindak kekerasan

"Kami tidak peduli meskipun status Freddy terpidana mati. Laporan ini juga karena seringnya kasus kekerasan tejadi pada wartawan," katanya.

Diberitakan, terpidana yang divonis mati karena kepemilikan narkotika tersebut melakukan pemukulan terhadap seorang awak media yang tengah meliput pemusnahan barang bukti di Gedung Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Jalan MT Haryono Cawang, Jakarta Timur, Jumat (30/8/2013) sore.

Halaman12
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas