• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Wasekjen Gerindra: Banjir Jakarta Karena Sampah Menumpuk

Senin, 20 Januari 2014 09:42 WIB
Wasekjen Gerindra: Banjir Jakarta Karena Sampah Menumpuk
Warta Kota/Adhy Kelana
Depo dan stasiun Tana Abang terendam air akibat sungai banjir kanal barat meluap, Sabtu (18/1/2014). Keadaan ini sempat membuat aktivitas kereta api sempat berhenti. (Warta Kota/Adhy Kelana)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekjen Gerindra yang juga calon legislatif (caleg) DPR RI Partai Gerindra no urut 1 dari daerah pemilihan Jakarta III, Aryo P.S Djojohadikusumo mengatakan, banjir yang terjadi setiap tahun di DKI Jakarta kebanyakn disebabkan oleh sampah yang menumpuk di berbagai tempat.

Sampah yang menumpuk tersebut disebabkan oleh masyarakat yang belum sadar akan kebersihan dan pemerintah yang tidak tegas memberi sanksi pada masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

"Masalah sampah selalu menjadi perkara klasik dan laten di Jakarta. Klasik, selama berpuluh-puluh tahun masalah sampah belum dapat dituntaskan secara optimal. Disebut laten, sebab dampak dari sampah bisa mengakibatkan penyakit, polusi, maupun banjir," ujar Aryo disela-sela kerja bakti membersihkan sampah di 470 RW yang menyebar di Jakarta Barat, dalam rilisnya kepada Tribun kemarin, Minggu (17/1/2014).

Menurutnya, antisipasi terhadap masalah sampah selalu terlambat. Pada Januari 2013, volume sampah yang menyebabkan bencana banjir di Jakarta saat itu mencapai 8.609 ton. Meski Pemprov DKI Jakarta telah mengerahkan seluruh perangkatnya, namun butuh beberapa hari untuk membersihkan sampah pasca banjir.

"Bila tumpukan sampah dibiarkan terlalu lama, dampaknya akan lebih sulit dikendalikan. Tersumbatnya saluran udara, polusi udara, munculnya penyakit atau virus dan terganggunya aktivitas masyarakat,” terang Aryo yang juga keponakan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto

Karena itu, Aryo menginisiasi ‘Gerakan Sapu Bersih' yang dikemas dalam kegiatan kerja bakti ini digelar serentak di 470 RW dari 500 yang direncanakan.

"Di beberapa RW tidak bisa dilaksanakan, karena genangan banjir yang masih terlalu tinggi. Tiap RW sekitar 100 orang yang terlibat dalam kegiatan ini, bersama dengan aparatur pemerintah dan tokoh masyarakat setempat," kata Aryo.

Melalui ‘Gerakan Sapu Bersih’,lanjut Aryo, diharapkan bisa membangun kebersamaan sekaligus kepedulian warga Jakarta terhadap lingkungannya.

"Dengan musibah banjir ini mudah-mudahan kita bisa bangun kebersamaan dan kepedulian kepada sesama, terutama bagi korban banjir sekaligus mengantisipasi dampak dari banjir," tutur Aryo.

Aryo berharap, kampanye ‘Gerakan Sapu Bersih’  ini dapat menggugah kesadaran warga dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

"Kampanye Gerakan Sapu Bersih akan kita gemakan menjadi tradisi bersama  agar warga lebih peka, peduli terhadap lingkungannya. Sesuai dengan semangat perjuangan Partai Gerindra, mengurai yang kusut, membersihkan yang kotor, meluruskan yang bengkok dan memastikan seluruh warga negara mendapatkan haknya," tandasnya.

Editor: Rachmat Hidayat
11 KOMENTAR
2812991 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Adnan Prabowo-Rabu, 22 Januari 2014 Laporkan
    Bnyknya sampah di kota Jakarta akibat tdk adanya ketegasan aparat terkait bwt org yg buang sampah sembarangan, tdk hnya di jalan tp di kali atau sungai2.
  • Almira Yunita-Senin, 20 Januari 2014 Laporkan
    kalo pemimpin negeri ini kurang fokus dalam menangani persoalan di Ibukota,, apalagi dengan persoalan di seluruh pulau Indonesia ya...... butuh pemimpin yang tegas dan bijaksana ,,,,, #prabowo
  • Aini Rahmah-Senin, 20 Januari 2014 Laporkan
    butuh pemimpin yang tegas,, dalam menangani segala persoalan di negeri ini,,,,
  • Maudi Sintya-Senin, 20 Januari 2014 Laporkan
    bener tuh,,, saya sepakat,, sampah dijakarta sudah menggunung,,,, semoga pakprabowo menjadi presiden 2014,, sehingga rakyak bisa di beri pengertian yang tegas, sehingga sadar akan pentingnya menjaga kebersihan,,,,,
  • ahmad_mujahid-Senin, 20 Januari 2014 Laporkan
    janagan banyak bicara saja wakil sekjen gerinda.urusi dulu kerjamu, masih banyak kekurangan.
  • BRAVO [banned]-Senin, 20 Januari 2014 Laporkan
    Komentar tidak ditampilkan karena user telah di banned
  • Hendra Syaputra-Senin, 20 Januari 2014 Laporkan
    Pemimpin itu harus tegas, seperti Bapak Basuki yang berani untuk menerapkan hukum di negeri ini sebagai tonggak yang tinggi
  • avin ivan-Senin, 20 Januari 2014 Laporkan
    TUMBEN KOK SADAR BIASANYA DI PAKAI AMUNISI BANJIR UTK MENYERANG JOKOWI...BRAVO JOKOWI !!!!
  • Bieszma Lezmana-Senin, 20 Januari 2014 Laporkan
    caleg gerindra mang oke lah,,, lanjutkan mas aryo kerja kerasnya utk ibukota dan warganya... dan jgn lupa kuatkan rapatkan barisan dan matangkan konsolidasi dgn elemen masyarakat DKI Jakarta.
  • Arif Gunawan-Senin, 20 Januari 2014 Laporkan
    jgn hanya bicara pak, anda n partai anda sdh iut serta blm?
  • Duy Nurdiansyah-Senin, 20 Januari 2014 Laporkan
    mantap... saya salut dgn mas aryo memang kader terbaik pak prabowo... yg sgt peduli dgn korban banjir di DKI jakarta..
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas