Senin, 22 Desember 2014
Tribun Jakarta

Proyek Bus Bermasalah Cerminkan Jokowi Belum Kuasai Jakarta

Senin, 10 Maret 2014 23:53 WIB

Proyek Bus Bermasalah Cerminkan Jokowi Belum Kuasai Jakarta
Warta Kota/Nur Ichsan
SI JAGO MOGOK - Busway TransJakarta, mogok di jalur Jalan Daan Mogot Km 12, Cengkareng, Jakarta Barat, dan membuat busway yang ada di belakangnya harus keluar dari jalur, seperti terlihat, Rabu (5/3). Ada yang menilai, banyaknya busway TransJakarta yang mangkrak, berbau politis, yang bertujuan untuk merongrong kinerja Jokowi-Ahok. (Warta Kota/nur ichsan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, menilai proyek bermasalah pengadaan bus Transjakarta senilai Rp 1,5 triliun oleh Pemprov DKI menunjukkan bahwa Gubernur DKI Jakarta Jokowi belum teruji di Jakarta.

Yayat menuturkan, proyek bermasalah tersebut menunjukkan masih banyak hal yang belum dikuasai Jokowi di Jakarta. Apalagi, kata Yayat, proyek bus Transjakarta yang berkarat tersebut diduga karena ada kepentingan orang dekat Jokowi dari Solo yang turut bermain. Karena itu ia menilai sebaiknya Jokowi dimatangkan dulu di Jakarta sebelum melenggang ke tingkat nasional sebagai calon Presiden (capres).

"Jika Jokowi maju sebagai capres, terkesan tergesa-gesa. Untuk tampil sebagai pemimpin nasional, Jokowi harus matang dulu di Jakarta, harus diuji dulu," ujar Yayat, Senin (10/3/2014).

Lebih lanjut, Yayat juga menyoroti ketidaktegasan Jokowi dalam proyek bus bermasalah tersebut. Menurutnya Jokowi harus membuktikan dulu sikap tegasnya terhadap lingkaran-lingkaran terdekatnya. Tak terkecuali menunjukkan sikap tegas terhadap Michael Bimo Putranto, yang disebut sebagai orang dekat Jokowi dari Solo.

"Ternyata terlihat banyak hal yang tidak dikuasai Jokowi. Dia dimanfaatkan lingkaran-lingkaran terdekat untuk kepentingan mengeruk proyek. Jokowi belum membuktikan sikap tegasnya," paparnya.

"Saya ada ide prinsipnya begini, memperbaiki Jakarta dibutuhkan tokoh yang tegas dan mengambil sikap. Pemimpin Jakarta dan Indonesia bukan butuh sosok yang populer, tapi berani bersih di internal lingkaran terdekatnya," imbuhnya.

Adapun isu yang beredar, Michael Bimo Putranto yang merupakan mantan timses Jokowi di Solo, diduga kuat turut bermain dalam proyek pengadaan bus TransJakarta senilai Rp 1,5 triliun. Bimo juga merupakan rekan separtai Jokowi, dan menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: sanusi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas