Jokowi Resmikan Kampung Deret Kalianyar

Bau tak sedap selalu tercium dari selokan yang tak pernah dibersihkan.

Jokowi Resmikan Kampung Deret Kalianyar
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Jokowi saat berada di Kampung Deret Kalianyar. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dulunya kawasan RT03,04/RW05 Kelurahan Kalianyar merupakan pemukiman padat penduduk. Kawasannya kumuh. Jalan selebar satu setengah meter sebagiannya digunakan untuk aktivitas warga, baik untuk membuka dagangan maupun sebagai tempat mencuci. Bau tak sedap selalu tercium dari selokan yang tak pernah dibersihkan.

Kini pemukiman itu telah berganti wajah. Rumah-rumah yang sebelumnya reyot, berubah menjadi rumah berlantai dua dengan desain yang indah. Ornamen betawi berpadu dengan cat berwarna kuning, dengan hiasan bunga-bunga yang tertata rapi di depan setiap rumah. Jalan perkampungan juga sudah lebar, menjadi tiga meter.

Program Kampung Deret di Kalianyar yang digagas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam rangka penataan kampung kumuh, setidaknya telah membuahkan hasil, meskipun ada berbagai kendala pada program yang sama di beberapa tempat lain. Saat meresmikan Kampung Deret Kalianyar, Senin (6/4) sore, Jokowi pun menebar kepuasan.

"Dulu di sini rumah berhimpitan, mau nafas saja sulit. Saya yang kurus gini saja susah masuk, apalagi yang gemuk. Sekarang lihatlah, kawasan ini sudah jadi pemukiman yang indah dan asri," kata Jokowi di depan warga.

Pria asal Solo itu lalu mendapatkan tepuk tangan dan teriakan meriah. Jokowi tak berhenti tersenyum. Mengenakan kemeja kebesaran warna putih, ia mewanti-wanti warga supaya menjaga kawasan itu dengan baik. "Rumahnya sudah bagus. Selokan juga sudah bagus. Kalau selokannya dibangun, ya sekali-kali dibuka, gotong royong. Jangan malas," tutur Jokowi.

"Kemudian, saya minta supaya warga jangan asal menjemur, berantakan, nanti matahari nggak bisa masuk. Jemurannya dirapiin, agar lingkungan menjadi sehat dan baik. Jadi harus dijaga bersama-sama," Jokowi berpesan.

Kesuksesan program Kampung Deret di Kalianyar dikatakan Jokowi juga menjadi jawaban atas keraguan masyarakat terhadap program yang digagasnya sejak mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. "Dulu pada diajak kampung deret pada nggak setuju. Sekarang setelah melihat hasil seperti ini pada ngantre," kata Jokowi.

Jokowi mengungkapkan tahun 2014 ini, kawasan Kalianyar akan kembali mendapat jatah 275 rumah dalam program yang sama. Ia mengimbau kepada warga yang belum berkesempatan mengikuti program Kampung Deret. "Kalau yang mau, cepetan daftar. Asal tanahnya bukan tanah sengketa. Nggak dipungut biaya. Kalau nanti ada yang dipungut laporkan, biar orangnya ditangkap," katanya.

"Bayangkan jika semua kawasan jadi kampung seperti ini, jalan lapang, hijau, selokan lancar, betapa asrinya kawasan Kalianyar ini," kata Jokowi.(Feryanto Hadi)

Editor: Rendy Sadikin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help