Bocah Disodomi

13 Karyawan Outsourcing JIS Terkena Herpes

"Apakah diantara mereka pernah melakukan pelecehan seksual dan bibit penyakit itu kira-kira berasal dari mana," kata Rikwanto.

13 Karyawan Outsourcing JIS Terkena Herpes
Tribunnews/Jeprima
Lima tersangka pelaku kekerasan seksual terhadap siswa Jakarta International School (JIS) dihadirkan saat ekspos perkara di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/4/2014). Kelima tersangka tersebut berinisial AW, SY, ZA, AG, dan AF (perempuan) yang merupakan karyawan alih daya (outsourcing) petugas kebersihan di sekolah tersebut. (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNNEWS, JAKARTA - Kepolisian telah mengantungi hasil tes visum 28 orang karyawan alih daya (outsourcing) sekolah internasional JIS. Berdasarkan hasil pemeriksaan itu, terbukti 13 orang terjangkit virus herpes.

"Penyidik berencana memanggil karyawan outsourcing terkait hasil visum. Sudah ada 13 orang yang kami periksa yang terjangkit virus herpes," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/5/2014).

Pemanggilan tersebut, lanjut Rikwanto, untuk mendalami pemeriksaan kepada para karyawan. Mereka juga akan ditanyai soal interaksi dengan para murid di sekolah internasional tersebut. "Apakah diantara mereka pernah melakukan pelecehan seksual dan bibit penyakit itu kira-kira berasal dari mana," kata Rikwanto.

Dengan bukti mengidap herpes, sambung Rikwanto, tidak tertutup kemungkinan di antara 13 pegawai ini akan menjadi tersangka baru dalam kasus ini. Sampai saat ini kepolisian menetapkan lima orang sebagai tersangka kejahatan seksual yang terjadi di toilet TK JIS.

Lima tersangka itu adalah petugas kebersihan alihdaya di sekolah tersebut. Rikwanto mengatakan, setiap hari penyidik memeriksa para tersangka untuk didalami pengakuannya. Seperti diberitakan, AK (6), siswa TK JIS menjadi korban kejahatan seksual di toilet sekolah.

Berdasarkan pemeriksaan medis, AK menderita herpes akibat kejahatan tersebut. Polisi pun melakukan visum kepada 28 orang pekerja alih daya sekolah pada Senin (21/4/2014) untuk mencari kemungkinan tersangka lain. Pemeriksaan dilakukan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, meliputi cek darah, urine, fisik, dan laboratorium.

Editor: Rendy Sadikin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved