Ahok: Warga Kampung Deret Pejompongan Terbiasa Lihat Sampah Menumpuk

Ternyata, ia mendapati keadaan lingkungan yang penuh sampah berserakan dan saluran air yang terhambat sampah warga.

Ahok: Warga Kampung Deret Pejompongan Terbiasa Lihat Sampah Menumpuk
Kompas.com
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menghadiri pesta pernikahan warga di Kampung Deret Pejompongan, Jakarta Pusat, Minggu (24/8/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seusai menghadiri pernikahan warga di Kampung Deret Pejompongan, Jakarta Pusat, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meninjau keadaan lingkungan di sana.

Ternyata, ia mendapati keadaan lingkungan yang penuh sampah berserakan dan saluran air yang terhambat sampah warga. "Got-gotnya belum dirapihin, lampu-lampu jalan juga banyak yang belum nyala," kata Basuki di Kampung Deret Pejompongan, Jakarta, Minggu (24/8/2014).

Menurut Basuki, sumber permasalahannya ada pada warga itu sendiri. Pria yang akrab disapa Ahok itu menjelaskan, ketua RT/RW serta lurah harus menjadi mentor dan mendidik warganya untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Warga di Kampung Deret Pejompongan, lanjut Ahok, telah terbiasa hidup kotor. Oleh karena itu, Pemprov DKI memasukkan lingkungan di Pejompongan sebagai salah satu realisasi program kampung deret. Ia mengharapkan peran aktif dari perangkat daerah wilayah itu untuk mengubah kebiasaan warga.

"Kalau orang terbiasa hidup bersih, rumah kotor sedikit, pasti dia bilang (rumahnya) tidak bersih. Nah, ini mesti dilatih. Warga Pejompongan ini terbiasa melihat sampah menumpuk, ya harusnya sampah itu dirapikan dan diangkut," ujar Basuki.

Kemudian, Basuki pun bertemu salah seorang perwakilan di sana. Alumni Universitas Trisakti itu meminta ibu paruh baya tersebut memberi pendidikan kebersihan kepada para warga.

"Ibu harus minta mereka (warga) menjaga kebersihan, itu nanti sampah jadi penyakit lho bu, kasihan warga-warganya. Kumpulkan sampahnya, dibungkus dan dirapikan, nanti lapor ke Dinas Kebersihan untuk diangkut sampahnya," imbau Basuki.

Wanita itu langsung mengangguk-angguk tanda setuju imbauan Basuki. Selama kurang lebih 30 menit Basuki beserta tiga pengawal pribadinya menghadiri pernikahan serta meninjau keadaan lingkungan.

Editor: Rendy Sadikin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help