Pemprov DKI Ngiler Aplikasi Go-Jek Dipakai untuk Angkutan Kota

Pada masanya, pengguna angkutan massal di Jakarta akan mengetahui posisi moda transportasi pilihannya. Kini DKI mencontek sistem aplikasi Go-Jek.

Pemprov DKI Ngiler Aplikasi Go-Jek Dipakai untuk Angkutan Kota
The Jakarta Post/Jerry Adiguna
Warga mencoba fitur terbaru aplikasi GO-JEK di kawasan Tulodong, Jakarta, Selasa (20/1/2015). Sebagai perusahaan startup baru yang menyediakan layanan inovatif memadukan aplikasi selular dan sistem kemitraan dengan penyedia layanan ojek 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adiatmaputra Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansah, mengakui kehebatan aplikasi Go-Jek memberikan informasi kepada calon penumpang.

Melihat teknologi canggih yang digunakan Go-Jek, Pemprov DKI Jakarta rencananya akan mengikuti sistem tersebut. "Masa kita kalah sama Go-Jek," ujar Andri Yansah di Jakarta, Rabu (16/9/2015).

Andri memaparkan sistem Go-Jek memberitahukan lokasi penumpang dan pengemudi. Andri ingin angkutan umum bisa memberikan posisi lokasi, jam keberangkatan dan kedatangan di setiap halte atau stasiun yang akan didatangi.

"Go-Jek itu di mana pun dia berada tahu orang-orang. Kita maunya begitu, semua bisa diakses oleh masyarakat," sambung Andri.

Dengan keterbukaan informasi yang terintegrasi ke dalam sistem, semua angkutan transportasi umum bisa diakses via online. Sehingga masyarakat tinggal memilih kendaraan umum yang paling mudah dan terjangkau sesuai kebutuhan.

"Jadi apapun transportasinya itu tinggal pilih, apa mau LRT, BRT atau MRT. Tahu titik-titiknya di mana," sambung Andri.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help