Pusat Perbelanjaan Pacific Place Kembali Raih Penghargaan Anugerah Pelangi

Upaya pusat perbelanjaan premium PT Pacific Place Jakarta untuk menjalankan praktik ramah anak sejak tahun 2012

Pusat  Perbelanjaan Pacific Place Kembali Raih Penghargaan Anugerah Pelangi
ist
Pusat Perbelanjaan Pacific Place Kembali Raih Penghargaan Anugerah Pelangi 
TRIBUNNEWS.COM.JAKARTA - Upaya  pusat perbelanjaan premium PT Pacific Place Jakarta untuk menjalankan praktik ramah anak sejak tahun 2012 berhasil meneraih  penghargaan Anugerah Pelangi untuk kedua kalinya dari Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI).
Penyerahan penghargaan dilakukan  oleh Ketua APSAI Luhur Budijarso  disaksikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise di kantor Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Jakarta  Selasa (3/11/2015)

Menurut Ketua Umum APSAI Luhut BudijarsoPenghargaan diberikan kepada perusahaan setelah melalui proses asesmen dan penilaian yang ketat ditambah dengan verifikasi lapangan, kriteria yang dinilai mengacu pada Prinsip-Prinsip Dunia Usaha dan Perlindungan terhadap Hak Anak.

Pada  kesempatan yang sama VP Operation Support Services PT Pacific Place Jakarta, Ishak A. Muin, menjelaskan bahwa Pacific Place sebagai anggota APSAI merasa bangga dapat menerima Anugerah Pelangi dengan kriteria yang tinggi, karena ini merupakan pengakuan atas kiprah dan konsistensi Pacific Place dalam menerapkan kebijakan dan praktek bisnis yang mendukung hak anak di lingkungan kerja, produk, serta kegiatan sosial.

“Penghargaan ini adalah motivasi bagi kami untuk terus berkiprah dalam upaya mendorong perlindungan dan pemenuhan hak anak melalui penyediaan fasilitas dan layanan, integrasi prinsip-prinsip perusahaan layak anak ke dalam kebijakan dan prosedur serta keputusan- keputusan bisnis,” tambah Ishak.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise mengatakan pemberian penghargaan Anugerah Pelangi ini bisa  mendorong perusahaan-perusahaan lain untuk berlomba-lomba menjadi Perusahaan Layak Anak Indonesia.
Perusahaan Indonesia, kata Menteri Yohana, juga harus memiliki tanggung jawab moral untuk terus mewujudkan visi anak Indonesia, yaitu anak sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia, terlindungi dari kekerasan, diskriminasi dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan.
 
Tahun ini, selain Pacific Place Jakarta, ada 7  perusahaan lain yang mendapatkan penghargaan. Penilaian dilakukan oleh para dewan penguji yang terdiri dari pengurus APSAI serta pihak independen terdiri dari pakar psikologi, komunikasi, dan pejabat dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Mereka memberikan penilaian sesuai dengan prinsip dan criteria perusahaan layak anak (PLA) yang diadopsi dari prinsip-prinsip CRBP (Children Right’s and Business Principles).
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help