Feeder Baru Transjakarta Kini Lewati Kawasan Perkampungan Industri Kecil di Penggilingan

Trayek bus pengumpan (feeder) Transjakarta melewati Perkampungan Industri Kecil (PIK) Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Feeder Baru Transjakarta Kini Lewati Kawasan Perkampungan Industri Kecil di Penggilingan
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Bus pengumpan atau feeder bus Transjakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan trayek bus pengumpan (feeder) Transjakarta melewati Perkampungan Industri Kecil (PIK) Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta Nomor 888 Tahun 2016.

Aturan tersebut mengatur tentang Trayek Bus Pengumpan Transjakarta Teminal Pulo Gadung – Terminal Terpadu Pulo Gebang Via Perkampungan Industri Kecil (PIK) Jakarta Timur tertanggal 31 Agustus 2016.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, pengoperasian trayek feeder Transjakarta tersebut berawal dari relokasi layanan bus angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) dari Terminal Rawamangun dan Terminal Pulo Gadung ke Terminal Terpadu Pulo Gebang.

“Untuk tahap pertama kami mengoperasikan 12 unit feeder untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat dalam penggunaan moda angkutan penumpang,” kata Andri dalam keterangannya, Jumat (9/9/2016).

Adapun rute/lintasan berangkat trayek bus pengumpan Transjakarta dimaksud yakni:

Terminal Pulo Gadung – Jalan Raya Bekasi – Perkampungan Industri Kecil (PIK) – Jalan Raya Penggilingan – Jalan Dr. Sumarno – Jalan Sentra Primer Timur – Terminal Terpadu Pulo Gebang.

Sementara itu, rute kembali lintasan kembali yakni:

Terminal Terpadu Pulo Gebang – Jalan Sentra Primer Timur – Dr Sumarno – Jalan Raya Penggilingan – Perkampungan Industri Kecil (PIK) – Jalan Raya Bekasi – Terminal Pulo Gadung.

Andri menambahkan, surat keputusan tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkan.

“Feeder beroperasi mulai pukul 05.00 WIBi hingga pukul 21.00 WIB. Namun demikian kami tetap memantau perkembangannya, apabila dikemudian hari terdapat hal-hal yang harus disesuaikan, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya,” kataya.

Penulis: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help