Banjir di Kota Tangerang Disebabkan Kali Angke Meluap

Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan banjir yang merendam ribuan rumah di Kota Tangerang disebabkan meluapnya Kali Angke.

Banjir di Kota Tangerang Disebabkan Kali Angke Meluap
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi: EVAKUASI - Petugas mengevakuasi mobil Toyota Avanza nopol D 1599 QI di Sungai Citepus, Rt 09 RW 04, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Kamis (10/11/2016). Mobil tersebut sehari sebelumnya, Rabu (9/11/2016) sore, terseret banjir di Jalan Pagarsih hingga masuk Sungai Citepus dan terbawa arus sungai hingga lebih dari satu kilometer. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan banjir yang merendam ribuan rumah di Kota Tangerang disebabkan meluapnya Kali Angke.

"Pada Minggu (13/11/2016) pukul 22.00 WIB, Kali Angke Hulu siaga II atau kritis. Hingga Senin pagi (14/11/2016) pukul 04.00 WIB, status sungai Kali Angke tetap Siaga II dengan tinggi muka air 295 cm," ujar Sutopo dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Senin (14/11/2016).

Selanjutnya, kata dia, pada Senin dini hari wilayah bantaran sungai di Duri Kosambi, Rawa Buaya, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Cengkareng Timur dan Cengkareng Barat terdampak dari banjir.

Berdasarkan laporan dari BPBD Kota Tangerang banjir terjadi setidaknya di 7 titik lokasi, yakni Larangan Utara, Ciledug Indah, Karang Tengah, Flyover Cibodas, Kelurahan Alam Jaya, Periuk Jaya dan Perumahan Total Persada.

"Di perumahan Total Persada, sebagian warga RW 07 dan RW 08 mengungsi di GOR setempat," kata Sutopo.

BPBD Kota Tangerang melakukan evakuasi, pemantauan dan pendataan.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved