Pilgub DKI Jakarta

Kampanye Ahok Diadang Lagi, KPU DKI Jakarta Mengaku tak Tinggal Diam

Penolakan dan pengadangan terhadap kampanye Ahok kembali terjadi saat Ahok melakukan kampanye di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (6/1/2017).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penolakan dan pengadangan terhadap kampanye calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali terjadi saat Ahok melakukan kampanye di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (6/1/2017).

Penolakan dilakukan sejumlah orang yang mengaku warga Lenteng Agung, Jagakarsa.

Alasan penolakan masih sama, yakni karena Ahok dinilai melakukan penodaan agama.

Baca: Blusukan Ahok di Jagakarsa Mendapat Penolakan

Bawaslu DKI Jakarta menyebut, tim kampanye Ahok-Djarot tidak menyerahkan jadwal kampanye ke Polda Metro Jaya, Bawaslu, dan KPU DKI Jakarta.

Akibatnya, Bawaslu tidak bisa mengawasi jika terjadi pengadangan saat kampanye.

Sementara itu, terkait masih adanya pengadangan yang dialami salah satu pasangan calon, KPU DKI Jakarta mengaku tak tinggal diam mengetahui hal ini.

KPU sudah mengambil langkah preventif agar pengadangan tidak terjadi lagi.

Satu bulan lebih ke depan, Pilkada DKI Jakarta 2017 akan digelar.

Sebagai penyelenggara sekaligus regulator pelaksanaan Pilkada, KPU DKI Jakarta tentu punya cara untuk mencegah aksi pengadangan kampanye agar demokrasi tidak tercederai.

Berikut liputan lengkap tim Kompas TV, lihat dalam tayangan video di atas. (*)

Editor: Sapto Nugroho
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help