Tokoh Ditangkap

Ichsanuddin Noorsy Diperiksa karena Jadi Pembicara pada Pertemuan di Jalan Cut Nyak Dien

Pengamat ekonomi, Ichsanuddin Noorsy, diperiksa polisi sebagai saksi untuk tersangka Rachmawati Soekarnoputri yang terjerat kasus percobaan makar.

Ichsanuddin Noorsy Diperiksa karena Jadi Pembicara pada Pertemuan di Jalan Cut Nyak Dien
TRIBUNNEWS/TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
Ekonom, Ichsanuddin Noorsy dalam diskusi bertajuk "Siapa yang Bohong SS atau SN Membongkar Rahasia Terdalam Freeport" yang digelar di Restoran Dua Nyonya, Jl. Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2015). TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat ekonomi, Ichsanuddin Noorsy, diperiksa polisi sebagai saksi untuk tersangka Rachmawati Soekarnoputri yang terjerat kasus percobaan makar.

Noorsy diperiksa karena pernah menghadiri pertemuan yang diduga terkait dengan perkara percobaan makar.

Ichsanuddin Noorsy diperiksa di Markas Polda Metro Jaya di Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017). Dia mulai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 10.00 WIB.

"Beliau diperiksa terkait pertemuan-pertemuan, dia pembicara pada rapat-rapat itu, sehingga kami mendalami terutama materi apa yang dia berikan, siapa saja yang hadir di situ," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Senin siang.

Pertemuan yang dimaksud penyidik adalah pertemuan-pertemuan di Rumah Amanat Rakyat di Jalan Cut Nyak Dien, Menteng, Jakarta Pusat.

Informasi tentang kehadiran Noorsy pada pertemuan itu diperoleh dari sejumlah saksi yang diperiksa sebelumnya.

Seperti diberitakan, Rachmawati Soekarnoputri dan sejumlah tokoh nasional ditetapkan sebagai tersangka dugaan percobaan makar.

Mereka dibawa ke kantor polisi beberapa jam sebelum aksi 212 pada 2 Desember 2016.

Aksi tersebut adalah aksi umat muslim melakukan doa dan salat Jumat bersama serta menuntut penegakan hukum terhadap Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang terjerat kasus penistaan agama.

Tokoh lain yang terjerat kasus percobaan makar adalah Sri Bintang Pamungkas. Hingga kemarin, Sri Bintang masih ditahan.

Halaman
123
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help