Pilgub DKI Jakarta

Sandi: 'Ada Warga Mau Digusur Tapi Nggak Dikasih Solusi'

Rasa cemas warga terhadap peringatan yang disampaikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta beberapa waktu lalu itu disampaikan oleh Mariana

Sandi: 'Ada Warga Mau Digusur Tapi Nggak Dikasih Solusi'
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Calon Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno bersama warga. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Walau berada jauh dari rumah, sejumlah ibu yang tinggal di Kelurahan Tugu, Tanjung Priok, Jakarta Utara menemui Sandiaga Salahudin Uno ketika menyambangi Posko Prisai (Pribumi Suka Anies-Sandi) Geprindo di Jalan Mitra Sunter Boulevard Blok D Nomor 3A, Sunter Jaya, Tanjung Priok Jakarta Utara pada Rabu (11/1/2017) siang. Mereka takut warga kena gusuran.

Rasa cemas warga terhadap peringatan yang disampaikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta beberapa waktu lalu itu disampaikan oleh Mariana (48) warga RW 10 Tugu, Pademangan, Jakarta Utara.

Kepada Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang berpasangan dengan Anies Baswedan itu, dirinya minta agar warga diberikan jalan keluar.

"Ada lebih dari 500 KK (Kepala Keluarga) pak yang tunggal di sana, warga mau digusur tapi nggak dikasih solusi," keluhnya kepada Sandi.

Karena itu, dirinya minta agar Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin oleh Anies-Sandi mendatang dapat meninjau kembali keputusan penggusuran yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama.

Warga katanya hanya ingin diberikan tempat tinggal pengganti yang layak dekat dengan tempat tinggal asal mereka.

"Insya Allah akan kami berikan solusi untuk semua warga. Kalau memang akan ditata, kawasan akan ditata secara manusiawi dengan mengedepankan kepentingan warga, kita akan duduk bareng-ngobrol apa yang menjadi keinginan warga. Mungkin tidak bisa ideal, tetapi Insya Allah menjadi jalan keluar bagi semua pihak," ungkap Sandi menenangkan.

Serupa dengan Mariana, Iis (50) warga Taman BMW Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara pun terlihat menanyakan hal serupa.

Dirinya minta kepada Sandi untuk meninjau rencana penggusuran permukiman warga yang berada di sekitar Taman BMW saat ini.

"Bang Sandi kan bilang kalau nanti Stadion Persija bakal dibangun di (lahan) Taman BMW, warga yang tinggal di sana ditata ya bang, jangan digusur. Kita juga seneng kalau wilayah kita (tempat tinggal) rapih," ungkapnya.

"Insya Allah bu, semuanya akan berkeadilan, nggak ada lagi asal gusur-usir warga. Semuanya (warga) bakal dilibatin dalam setiap keputusan. Saya janji bukan sembarang janji, janji kan amanah yang bakal ditagih dunia-akhirat," jawab Sandi menambahkan.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help