Bachtiar Nasir Bantah Bertemu Rachmawati untuk Bahas Makar

Bachtiar Nasir memenuhi panggilan polisi untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan pemufakatan makar

Bachtiar Nasir Bantah Bertemu Rachmawati untuk Bahas Makar
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Ustaz Bachtiar Nasir saat ditemui usai hadiri acara 'Tolak Ahok, Tolak Pemimpin Kafir?', di Gedung Joeang, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bachtiar Nasir memenuhi panggilan polisi untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan pemufakatan makar Rachmawati Soekarnoputri, Rabu (1/2/2017).

Bachtiar didampingi oleh kuasa hukum Kapitra Ampera. Bachtiar mengenakan jas hitam dengan dalaman kemeja putih lengan panjang, serta peci hitam. Dia datang sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca: Polisi Kembali Periksa Rachmawati Soekarnoputri di Rumahnya

Bachtiar juga didampingi sekitar lima simpatisannya. Bachtiar mengaku, akan dimintai keterangan atas keikutsertaannya dalam pertemuan di Universitas Bung Karno.

Terutama, pertemuannya dengan Rachmawati, yang merupakan Ketua Umum Yayasan Pendidikan Soekarno.

Bachtiar mengaku sempat datang ke Universitas Bung Karno saat haul ke-46 yang berlangsung pada 20 Juni 2016.

Bachtiar mengatakan kedatangannya itu, hanya untuk memenuhi undangan dari panitia acara.

Dia membantah dalam pertemuannya membahas rencana makar untuk menggulingkan pemerintah.

"Tidak ada hubungan ke sana (rencana makar)," ucap Bachtiar di depang Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum, Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2017).

Bachtiar mengatakan, kehadirannya hanya sebagai pembicara tentang penggusuran yang dilangsungkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Sebab, Bachtiar merupakan tokoh di Luar Batang.

"Saya hadir dan ingin mendengarkan dan acaranya juga di aula kampus. Acaranya mendengarkan, saya juga disuruh membuat statement. Dan saat itu saya cerita saya orang Luar Batang dan ada penggusuran."

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help