Sabtu, 30 Mei 2026

Pilgub DKI Jakarta

Ahok Bukan Anak Emas Jokowi

Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto membantah anggapan bahwa Presiden Jokowi menganak-emaskan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meninjau perkembangan proyek pembangunan simpang susun Semanggi, Jakarta, Kamis (23/2/2017). Pembangunan proyek yang diharapkan akan mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan Semanggi tersebut ditargetkan selesai pada Agustus 2017. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto membantah anggapan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganak-emaskan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Kebersamaan Jokowi dan Ahok saat meninjau proyek simpang susun Semanggi, merupakan kebersamaan antara Presiden dan Kepala Daerah.

"Pak Presiden sudah mengatakan, posisi beliau selalu netral dalam setiap Pilkada. Ketika ada program (pemerintah pusat) bersama DKI, jangan dimaknai kalau itu kedekatan tertentu," ujar Hasto di Kantor Gubernur DKI, Jakarta Pusat, Jumat (24/2/2017).

Ihwal kegiatan Jokowi di Jakarta dan didampingi Ahok, menurut Hasto, hal tersebut merupakan hal yang sangat biasa.

Selama ini, ketika melakukan kunjungan kerja ke daerah, Presiden Jokowi juga selalu didampingi kepala daerah yang bersangkutan.

Hasto memberi gambaran, ketika Jokowi berkunjung ke Papua, maka Jokowi juga didampingi Gubernur Papua.

"Mau bicara anak emas? Dilihat dari intensitas kunjungan, Papua itu luar biasa mendapat perhatian. Beliau 14 kali datang ke Papua. Beliau adalah presiden yang paling sering datang ke Papua," ujar Hasto.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyesalkan sikap Presiden Joko Widodo yang mengajak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok naik mobil Kepresidenan RI 1.

Peristiwa itu terjadi ketika Jokowi meninjau proyek infrastruktur di Jakarta, Kamis (23/2/2017) siang.

Menurut Fahri, seharusnya Jokowi tak mengajak Ahok naik mobil RI 1 karena berkaitan dengan etika.

Baca: Fadli Zon Surati Jokowi Minta Pemeriksaan Bachtiar Nasir Dihentikan

Saat ini, Ahok berstatus terdakwa kasus dugaan penistaan agama. Selain itu, Ahok juga sedang bertarung di Pilkada DKI yang dalam beberapa bulan ke depan akan memasuki putaran kedua.

Fahri menilai, sikap Jokowi tak pantas jika berkaca pada dinamika politik di Pilkada DKI Jakarta.

"Rasa etika Jokowi hancur. Itu disayangkan sekali harusnya Pak Jokowi punya etika yang benar," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat.

"Orang sudah jadi terdakwa bicara sama Presiden, masuk mobil Presiden, dan Presiden seperti nggak melihat apa-apa," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved