Pilgub DKI Jakarta

Tokoh Muda NU Nilai Politisasi Agama Masih Laku di Putaran Dua Pilkada DKI

Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU), Savic Ali menilai gerakan politis mengatasnamakan agama masih akan laku di putaran dua Pilkada DKI Jakarta.

Tokoh Muda NU Nilai Politisasi Agama Masih Laku di Putaran Dua Pilkada DKI
Tribunnews.com/ Amriyono Prakoso
Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU), Savic Ali 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU), Savic Ali menilai gerakan politis mengatasnamakan agama masih akan laku di putaran dua Pilkada DKI Jakarta.

"Saya lihat memang ini masih akan terasa di putaran kedua nanti, kita sudah melihatnya kemarin," ujarnya saat diskusi di Kawasan Cikini, Jakarta, Senin (20/3/2017)

Savic menjelaskan sejauh ini Pilkada Jakarta memperlihatkan seolah-olah terdapat dua kekuatan besar antara Islam dan nonislam untuk memilih kepala daerah.

Baca: Sandiaga Uno Dipanggil Polda, Anies: Ibarat Lempar-lemparan Tusuk Gigi

Baca: Ahok Janjikan Rp 600 Ribu Perbulan Untuk Lansia

Baca: Djarot Merasa Terganggu Dengan Adanya Spanduk Bernada SARA

Hal itu, kata dia, sangat memprihatinkan, karena seharusnya pembedaan tersebut tidak boleh terjadi.

"Seharusnya ormas Islam itu ikut serta bertanggung jawab untuk mendamaikan situasi dan juga bisa lebih proaktif untuk membangun dialog," kata Savic.

Dia berharap nantinya seluruh elemen masyarakat juga dapat melakukan pemulihan kembali pandangan antara Islam dan nonIslam bisa dihilangkan dari masyarakat khususnya di Jakarta.

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help