Saat Tinggalkan Jasad Melly, Ijul Sempat Bilang: Mendingan Kita Kabur Daripada Elo yang Kena Masalah

Meski belum ada tersangka, namun dua orang diduga kuat menjadi pelaku. RYT alias JWR sopir dan Ijul kernet yang biasa mengangkut pot.

Saat Tinggalkan Jasad Melly, Ijul Sempat Bilang: Mendingan Kita Kabur Daripada Elo yang Kena Masalah
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Polisi saat olah TKP atas kematian Melyanawati alias Melly (65), yang tewas dalam kondisi luka sayatan pada leher hingga menganga di kediamannya di Perum Muara Karang Blok H7 Utara, RT 09/08, Jalan Pluit Karang Sari, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Rabu (3/5/2017) sekitar 22.15 WIB. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pembunuhan terhadap pengusaha pot bunga Melyanawati alias Melly (65), telah menemui titik terang.

Meski belum ada tersangka, namun dua orang diduga kuat menjadi pelaku. RYT alias JWR sopir dan Ijul kernet yang biasa mengangkut pot.

Dibenarkan oleh Rahmat, jika saat itu korban sudah ditemukan tewas oleh PRT-nya sendiri di kediamannya di Perum Muara Karang Blok H7 Utara, RT 09/08, Jalan Pluit Karang Sari, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Rabu (3/5/2017) sekitar 22.15 WIB.

PRT itu bernama Linahartati. Diduga sebelum ia tiba menemukan korban itu, RYT alias JWR dan Ijul lebih dulu ada di rumah tersebut.

AKP Rahmat Sudjatmiko, Kanit Reskrim Polsek Penjaringan, Jakarta Utara mengatakan, saat itu, di dalam rumah hanya ada korban, beserta kedua pria yang diduga kuat sebagai pelaku di lokasi pembunuhan.

"Menurut keterangan Lina Hartati, RYT alias JWR dan Ijul ini mendatangi rumah tersebut, untuk keperluan mengambil barang. Ketika itu, Ijul masuk sendiri ke rumah itu," ungkap Rahmat. Kamis (4/5/2017).

"Saat itu, Ijul keluar dari dalam rumah seperti tak terjadi apa-apa. Lalu Ijul seorang diri meninggalkan RYT, tetapi tak tahu mau kemana. Akhirnya, RYT itu langsung menjemput Lina Hartati di Jalan Kapuk Muara RT 01/01, Penjaringan.

Menurut keterangan si Riyanto (RYT), bila Ijul sempat bilang ke sang sopir ini, ketika keluar dari rumah, dan berkata 'mendingan kita kabur saja daripada elo yang kena masalah,' bilang seperti itu si Ijul ke RYT," papar Rahmat kembali.

Setibanya RYT kembali ke rumah pengusaha pot bunga (Melyanawati) itu bersama dengan Lina Hartati (PRT), pintu rumah dalam kondisi terkunci dari luar.

Riyanto juga bingung, serta berupaya untuk memanggil para tetangganya membantu mendobrak pintu tersebut.

"Ketika didobrak tetangga pengusaha pot itu, yakni Susanto dan tetangga lainnya bersama dengan RYT dan Lina langsung kaget, sesaat lihat Melyanawati terkapar bersimbah darah," terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Penjaringan, AKBP Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, jika dugaan kuat pelaku utama pembunuham bos pot bunga ini ialah Riyanto (RYT alias JWR) dan Ijul.

Tetapi ia masih terus memintakan keterangan kedua pria tersebut bersama Lina, serta para saksi.

"Korban ada di ruang tamu telentang bahkan bersimbah darah karena darah mengucur dari luka sayatan di leher yang menganga. Namun motifnya ini belum diketahui. Sebab, menurut keterangan Riyanto (RYT) jika Ijul saat masuk ke dalam rumah sempat cek-cok. Tetapi, ada dugaan jika Riyanto serta Ijul ini bekerjasama untuk membunuh bosnya tersebut. Didalami dulu. Sementara itu, Ijul melarikan diri sampai detik ini juga belum ditemukan," papar Bismo. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help