Ramadan 2017

Djarot Sindir PNS Saat Puasa ''Dzuhur Dipakai Tidur, Shalatnya Sebentar, Tidurnya Bisa 15-30 Menit''

Djarot menyampaikan, pada tahun sebelumnya saat bulan puasa ia sempat melihat PNS yang bermalas-malasan usai shalat dzuhur.

Djarot Sindir PNS Saat Puasa ''Dzuhur Dipakai Tidur, Shalatnya Sebentar, Tidurnya Bisa 15-30 Menit''
Tribunnews.com/ Fitri Wulandari
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat saat ditemui di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/5/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengingatkan para pegawai negeri sipil (PNS) agar tidak bermalas-malasan saat bulan Ramadhan.

Djarot menyampaikan, pada tahun sebelumnya saat bulan puasa ia sempat melihat PNS yang bermalas-malasan usai shalat dzuhur.

Djarot melihat banyak pegawai yang tidur-tiduran di dalam mushala atau Masjid Fatahilla, masjid yang berada di kawasan Balai Kota.

Baca: Djarot: Bulan Puasa, Jam Masuk Kerja PNS Dipercepat

Djarot kemudian memerintahkan kepada petugas untuk menggulung karpet di dalam mushala atau masjid saat waktu shalat dzuhur usai.

"Biasanya pegawai Pemprov DKI saat puasa, shalat dzuhur digunakan tidur. Shalatnya sebentar, tidurnya bisa 15-30 menit. Makanya habis shalat dzuhur karpetnya digulung. Coba lihat aja kalau enggak percaya," kata Djarot saat meresmikan Gedung Blok F Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (19/5/2017).

Djarot berharap agar saat memasuki bulan puasa, para PNS DKI bisa lebih produktif untuk melayani warga.

Baca: Djarot: Ada yang Minta Rusun tetapi Ponselnya iPhone

Djarot mengatakan, selama satu atau dua hari saat memasuki bulan puasa akan menjadi waktu yang sulit bagi PNS karena harus menyesuaikan diri.

Namun ia yakin PNS akan cepat beradaptasi dengan perubahan itu.

"Mari pegawai Pemprov DKI semakin giat. Mungkin perbedaannya sehari, dua hari perbedanaannya. Selanjutnya tubuh akan beradaptasi," kata Djarot.

Penulis: David Oliver Purba

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help