Pilgub DKI Jakarta

Djarot: Yang Menyurati Saya Bukan Tim Sinkronisasi, Tapi Pak Anies dan Pak Sandi

Mantan Wali Kota Blitar tersebut menegaskan, yang menyampaikan surat itu adalah Anies dan Sandi.

Djarot: Yang Menyurati Saya Bukan Tim Sinkronisasi, Tapi Pak Anies dan Pak Sandi
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat inspeksi Gudang Beras Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (17052017). Usai inspeksi Djarot Saiful Hidayat menyatakan persediaan sembako selama Ramadan, Aman. (TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengaku dirinya tidak pernah menerima surat untuk melalukan audiensi dari Tim Sinkronisasi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

"Tidak, yang menyurati saya bukan tim sinkronisasi," ujar Djarot, saat ditemui di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/5/2017).

Mantan Wali Kota Blitar tersebut menegaskan, yang menyampaikan surat itu adalah Anies dan Sandi.

Isi dari surat pun, kata Djarot, hanya untuk menjalin silaturahmi.

"Yang menyurati saya itu Pak Anies dan Pak Sandi, untuk bersilaturahmi," jelas Djarot.

Saat ditanya kapan silaturahmi itu akan dilakukan, Djarot menuturkan pihaknya akan menjadwalkan pertemuan tersebut.

"Kami akan jadwalkan, kami akan jadwalkan," kata Djarot.

Sebelumnya Sekretaris Daerah Provinsi DKI Saefullah menyampaikan surat tersebut berisi permintaan audiensi dari pihak Anies dan Sandi.

Dalam surat tersebut, Anies dan Sandi menyerahkan sepenuhnya waktu audiensi kepada Djarot.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help