Pesta Homo di Kelapa Gading

Yang Bikin Heboh di Pesta Seks Kaum Gay di Kelapa Gading

Lantai 3 adalah dark room, seluruh ruangan gelap, terdiri dari 16 bilik-bilik kecil atau kamar untuk aktivitas seks.

Laporan Wartawan Tribunnews, Dennis Destryawan dan Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian menggerebek sebuah rumah toko (ruko) di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (21/5/2017) malam.

Seratusan pria ditangkap saat menggelar pesta seks kaum gay di dalam ruko tersebut.

Sejumlah tersangka yang disinyalir sebagai pelaku pesta seks sesama jenis (gay/homoseksual) ditunjukkan kepada wartawan di Mapolres Jakarta Utara, Senin (22/5/2017).
Sejumlah tersangka yang disinyalir sebagai pelaku pesta seks sesama jenis (gay/homoseksual) ditunjukkan kepada wartawan di Mapolres Jakarta Utara, Senin (22/5/2017). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Dari penggerebekan tersebut, terungkap sejumlah bukti dan fakta bagaimana penyelenggaraan pesta itu dilakukan hingga jadi pemberitaan dan perbincangan hangat.

Berikut ini hal-hal yang bikin heboh dari pesta kaum gay tersebut:

1. Peserta pesta berjumlah 141 pria:

Dalam penggerebekan pesta seks kaum gay itu, polisi menangkap penyelenggara, para tamu, maupun penari yang berjumlah 141 orang berjenis kelamin pria.

2. Wajib telanjang bulat:

Tidak sembarangan orang bisa masuk ke klub gay ini. Hanya komunitas tertentu atau gay.

Setiap tamu yang masuk diwajibkan melepas semua pakaian alias telanjang, lalu diberi handuk oleh pegawai.

Tim Operasional Jatanras dan Resmob Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 144 pria gay di Ruko PT AJ kompleks Ruko Kokan Permata Blok B 15-16, Kelurahan Kelapa Gading Barat RT 15/03, Jakarta Utara, Minggu (21/5/2017).
Tim Operasional Jatanras dan Resmob Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 141 pria gay yang sedang menggelar pesta seks di Ruko Kokan Permata Blok B 15-16 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (21/5/2017) malam. (Tribunnews/HO)

3. Biaya masuk Rp 185 ribu:

Meskipun tak sembarang orang bisa masuk, untuk bisa mengikuti pesta kaum gay ini para tamu cukup membayar Rp 185 ribu.

Setelah mereka tampil bugil, mereka akan mendapat kaus atau baju jika berani menari striptis.

4. Penari striptis dibayar Rp 1,4 juta:

Dari pengakuan penari striptis di pesta seks kaum gay itu, ia dibayar Rp 1,4 juta dalam sekali pesta atau per hari.

Ia mengaku sudah menjadi penari striptis di tempat tersebut sebanyak lima kali, sekaligus melayani atau berhubungan badan dengan para tamu.

5. Kendaraan yang disita:

Dari penggerebekan tersebut, polisi menyita sebanyak 37 sepeda motor, satu unit mobil, dan dua sepeda.

Lokasi kejadian pesta Gay di Kelapa Gading
Sejumlah kendaraan milik peserta pesta seks kaum gay yang diamankan aparat kepolisian di depan Ruko Kokan Permata Blok B 15-16 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (22/5/2017). (Warta Kota)

6. Fasilitas di tiap lantainya:

Ruko yang digunakan sebagai lokasi pesta kaum gay memiliki lima lantai, masing-masing lantai 8x10 meter persegi.

Ada empat lantai yang digunakan, yakni lantai 1 fasilitas fitness, dan lantai 2 tempat sauna.

Sebagian dari 141 pelaku pesta homo yang diamankan polisi dalam penggerebekan di Ruko Kokan Permata Blok B 15-16 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (21/5/2017) malam.
Sebagian dari 141 pelaku pesta homo yang diamankan polisi dalam penggerebekan di Ruko Kokan Permata Blok B 15-16 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (21/5/2017) malam. (Tribunnews/HO)

Lantai 3 adalah dark room, seluruh ruangan gelap, terdiri dari 16 bilik-bilik kecil atau kamar untuk aktivitas seks.

Adapun lantai 4 sebagai kolam pribadi para pasangan homo, disebut VVIP Yacuzi.

7. Sudah berlangsung tiga tahun:

Ternyata kegiatan pesta seks kaum homo di sebuah ruko di Kelapa Gading, Jakarta Utara ini sudah berlangsung selama tiga tahun. (*)

(Tribunnews.com/Dennis Destryawan/Fahdi Fahlevi/Polres Metro Jakarta Utara)

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Sapto Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help