Kesal Ditegur karena Geber-geber Motor, Preman di Bekasi Bacok Tetangganya Hingga Tewas

Saat itu, korban menegur tersangka Felix William Tuilan (41) karena menggeber suara motornya hingga warga merasa terganggu.

Kesal Ditegur karena Geber-geber Motor, Preman di Bekasi Bacok Tetangganya Hingga Tewas
ISTIMEWA
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Seorang pria tewas bersimbah darah di Kota Bekasi, Minggu (18/6/2017) pukul 20.00.

Korban Deny Andhaka (36) tewas di tempat dengan luka sayat di bagian lengan kirinya, akibat dibacok tersangka.

Kasus penganiayaan hingga berujung tewasnya korban ini terjadi di Kompleks Kologad RT 05/09, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Saat itu, korban menegur tersangka Felix William Tuilan (41) karena menggeber suara motornya hingga warga merasa terganggu.

"Korban menegurnya agar perbuatan tersangka dihentikan. Pelaku kemudian bergegas pergi," kata Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar, Senin (19/6/2017).

Hero mengatakan, sesaat kemudian tersangka kembali lagi, namun kali ini dibekali senjata tajam jenis parang. Tersangka Felix kembali menggeber suara mesin sepeda motornya hingga terdengar bising.

"Korban kembali menghampiri korban dan menegurnya," ujarnya.

Tidak terima ditegur korban, dengan cepat Felix mengayunkan parang ke tubuh korban. Nahas, upaya korban untuk mengelak rupanya sia-sia. Senjata tajam itu kemudian mendarat ke lengan kiri hingga kulitnya tersayat dengan panjang 30 sentimeter.

"Tersangka juga membacok punggung korban hingga dia mengalami luka bacok sepanjang 15 sentimeter," ungkap Hero.

Meihat korban terluka bersimbah darah, tersangka bergegas kabur dengan sepeda motornya. Oleh warga setempat, Deny dibawa ke Rumah Sakit Mas Mitra Jatimakmur untuk mendapat perawatan.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help