Mudik Lebaran 2017

Viral, Perbandingan Langit Jakarta, Sebelum dan Saat Ditinggal Pemudik

Netizen kebanyakan terpukau dan postingan tersebut telah dibagikan sebanyak lebih dari 7.000 kali.

Viral, Perbandingan Langit Jakarta, Sebelum dan Saat Ditinggal Pemudik
Facebook/BBC
Seri foto langit Jakarta, sebelum dan sesudah ditinggal pemudik, sukses bikin netizen terpukau. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seri foto langit Jakarta, sebelum dan sesudah ditinggal pemudik, sukses bikin netizen terpukau.

Amadeus Pribowo, warga Jakarta Selatan, berhasil memotret cerahnya Ibu Kota 'tanpa polusi udara', dari atas balkon apartemennya.

Foto-foto tersebut, yang dijepret dengan ponsel antara H-1 Lebaran dan H+2 Lebaran, ia posting ke akun Facebook.

Netizen kebanyakan terpukau dan postingan tersebut telah dibagikan sebanyak lebih dari 7.000 kali.

''Gunung Salak. Tahun 70-an kata almarhum bokap emang Gunung Salak emang kelihatan,'' komentar akun Facebook Astried Yunita Hair.

Perbandingan langit Jakarta.
Perbandingan langit Jakarta. ()
Perbandingan langit Jakarta
Perbandingan langit Jakarta ()

Foto viral Amadeus memberikan pembanding visual saat langit Jakarta masih tampak kecokelatan pada 24 Juni (H-1 Lebaran) dan saat ia mampu melayangkan pandang ke Gunung Salak sewaktu langit jernih pada 27 Juni (H+2 Lebaran).

''Kalau ada yang bilang, jangan-jangan karena mendung, itu kalau dilihat tanggal 24 dan 27 cuaca kira-kira sama. Terlihat jelas bedanya. Memang 25 dan 26 cerah,'' ungkap lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai Wakil Rektor Indonesia International Institute for Life Sciences.

''Langit di Jakarta abu-abu. Jarang banget ngeliat langit biru. Lumayan penasaran, abu-abu itu karena polusi dari kendaraan atau polusi dari kegiatan industri? Makanya saya coba ambil fotonya pagi-pagi antara jam 7, jam 8,'' kata Amadeus.

Sebagai masukan, Amadeus menyarankan agar pemerintah memantau kualitas udara secara rutin, supaya warga memperoleh informasi saat kualitas udara memburuk dan tidak sehat lagi. Saat ini, ia justru memperoleh informasi kualitas udara Jakarta dari layanan milik pemerintah Amerika Serikat aquicn.org.

''Sebelum pindah ke Jakarta, saya tinggal di Kanada. Setiap kali ada masalah dengan kualitas udara, waktu itu sempat ada kebakaran hutan di sana, pemerintahnya mengeluarkan informasi secara detail bahwa kualitas udara sangat buruk. Bagi ibu hamil, balita, dan bagi yang punya asma jangan keluar.''

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved