Mudik Lebaran 2017

Puncak Arus Balik Sudah Lewat, Penumpang di Stasiun Gambir Kembali Normal

Pengguna transportasi kereta api yang turun di Stasiun Gambir pada H+7 Lebaran 2017 kembali normal.

Puncak Arus Balik Sudah Lewat, Penumpang di Stasiun Gambir Kembali Normal
Fitri Wulandari/Tribunnews.com
Suasana pada H+3 Lebaran di Lobby Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (28/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengguna transportasi kereta api yang turun di Stasiun Gambir pada H+7 Lebaran 2017 kembali normal.

Jumlah penumpang yang tiba hari Senin (4/7/2017) sebanyak 6.870 orang.

"Data ini hampir sama dengan jumlah penumpang pada hari biasanya," kata Wakil Kepala Stasiun Gambir, Arief Nugroho saat dikonfirmasi, Selasa (4/7/2017).

Menurutnya, jumlah penumpang arus balik yang tiba di Stasiun Gambir juga dalam keadaan normal, yakni sebanyak 14.575 orang dibandingkan dengan arus mudik yang mencapai 16 ribu orang.

Sementara itu, dari data yang diperoleh dari Posko Lebaran di Stasiun Gambir jumlah penumpang yang tiba akan berangsur menurun.

Diperkirakan pada H+10 lebaran mencapai 9.748 orang. Data itu berdasarkan hasil penjualan tiket sementara.

Baca: Mulyadi Sering Nonton Video ISIS di Rumah Kos Temannya

Arief menambahkan, jumlah penumpang pada arus mudik Lebaran 2017 ini mengalami peningkatan sekitar 20 persen dibandingkan arus mudik pada Lebaran tahun lalu.

Suasana Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (27/6/2017).
Suasana Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (27/6/2017). (Fitri Wulandari/Tribunnews.com)

"Ini disebabkan karena selain PT KAI menyiapkan sekitar 43 kereta pada arus mudik kali ini, banyak penumpang yang beralih dari bus ke kereta," katanya.

Dia menjelaskan, puncak arus balik sudah terjadi pada H+5 lebaran atau Sabtu (1/7/2017) yang mencapai 15.301 orang.

Pada H+6 Lebaran jumlahnya terus menurun mencapai 15.064 orang dan terus berangsur normal hingga mencapai 9.748 orang pada H+10 lebaran.

"Puncak arus balik sudah lewat. Saat ini kondisinya berangsur normal," katanya.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help