Steven S Musa: Disdik DKI Jakarta Jangan Ragu Beri Sanksi Kepada Siswa yang Melakukan Bullying

Steven Setiabudi Musa mengatakan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta jangan ragu memberikan sanksi tegas kepada para siswa/siswi yang bullying

Steven S Musa: Disdik DKI Jakarta Jangan Ragu Beri Sanksi Kepada Siswa yang Melakukan Bullying
ist
Steven Setiabudi Musa 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Steven Setiabudi Musa mengatakan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta jangan ragu memberikan sanksi tegas kepada para siswa/siswi yang melakukan bullying.

"Saya meminta kepada Disdik DKI Jakarta untuk mengusut kasus tersebut. Namun, juga harus mempertimbangkan para pelaku bullying yang masih dibawah umur. Saya meminta kepada Disdik DKI untuk mengambil tindakan cepat dan tegas, agar peristiwa ini tidak terulang lagi,” ungkap Steven Setiabudi Musa, Senin (17/7/2017)

Selain itu, Steven juga menghimbau kepada pihak-pihak sekolah untuk mengawasi tindak-tanduk para siswanya.

“Jangan sampai ada pelung sedikitpun, para siswa untuk melakukan hal-hal yang negatif,” tuturnya.

Menurut Steven, dirinya mengutuk keras tindakan tersebut.

“Saya minta pihak sekolah agar berikan sanksi berat kepada para pelaku yang membuat video tersebut," ujarnya.

Steven Setiabudi Musa, anggota Komisi E DPRD Prov, DKI yang membidangi Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial mengimbau kepada seluruh siswa-siswi di DKI agar hal ini tidak akan terulang.

“Saya juga mengimbau kepada seluruh siswa-siswi di DKI Jakarta untuk tidak lagi melakukan bullying dan menyebarkan melalui media sosial," katanya.

Para pelaku didalam video bullying yang dilakukan di Thamrin City, pada Jumat (14/7/2017) melakukan bullying verbal.

Selain bullying verbal, para siswa-siswi yang berada di lokasi dan menonton tindakan bullying tersebut termasuk dalam kategori bullying. Tampak saat tindakan bullying terjadi, tak ada satupun siswa-siswi yang melerai.

Terdengar juga ejek-ejekan yang diteriakan kepada siswi korban bullying itu.

Sejumlah siswa-siswi juga terlihat merekam adegan saat siswi yang di-bully mencium tangan dua orang siswa-siswi yang mem-bully-nya.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help