Polisi Berikan Tips Beli Mobil Bekas Bukan Hasil 'Kanibal'

Polisi memberikan tips kepada masyarakat untuk terhindar dari mobil bekas 'kanibal' atau mobil dari hasil curian.

Polisi Berikan Tips Beli Mobil Bekas Bukan Hasil 'Kanibal'
nur ichsan/warta kota
MOBIL CURIAN - Kapolresta Tangsel, AKBP Ayi Supardan (kiri) didampingi Kasat Reserse Polresta Tangsel AKP Samian (tengah) serta artis yang juga korban pencurian mobil Tata Janeta (kedua kanan) memberikan keterangan kepada wartawan saat gelar kasus pencurian mobil yang dialami Tata Janeta di Mapolresta Tangsel, Kamis (24/3). Polresta Tangsel membekuk 3 orang tersangka spesialis pencurian kendaraan diwilayah Bintaro dan sekitarnya. WARTA KOTA/nur ichsan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi memberikan tips kepada masyarakat untuk terhindar dari mobil bekas 'kanibal' atau mobil dari hasil curian.

Kepala Sub Direktorat Kendaraan Bermotor Direktorat Reserse Krimimal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Antonius Agus mengimbau, agar masyarakat yang berniat membeli mobil bekas untuk cermat dalam memilih mobil bekas.

"Jadi saran dari pihak kepolisian kepada calon pembeli sangat teliti dalam mengecek nomor rangka, nomor mesin dari mobil tersebut," ujar Antonius di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2017).

Pembeli mobil bekas diharapkan detail dalam melakukan pengecekan.

Hal itu, agar pembeli tak tertipu ratusan juta.

Sebab, komplotan 'kanibal' dengan modal Rp 15 juta, mereka membeli mobil dari hasil lelang, kemudian memindahkan nomor rangka, dan blok mesin ke mobil hasil curian.

"Dilihat, dibuka bagian rangka itu, jangan cuma digesek saja. Karena potongan seperti ini yang menentukan. Dengan potongan seperti ini, para calon konsumen bisa tertipu ratusan juta," kata Antonius.

Baca: Polisi Bekuk Komplotan Kanibal, Beli Mobil Lelang Rp 15 Juta Dijual Lagi Rp 200 Juta

Antonius meminta masyarakat aktif untuk melaporkan ke polisi. Terutama, bila dilihat ada kejanggalan pada bagian rangka mobil.

"Karena sebenarnya bisa dilihat di lempengan rangka yang menempel pada mobil yang dijual, ketika model kotak las-lasan sudah urungkan dan laporkan kepada pihak yang berwajib," kata Antonius.

Halaman
12
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help