Djarot: Saya Bangga dengan Pak Ahok, Kebenaran Itu Tidak Bisa Dibungkam

Setelah divonis bersalah beberapa waktu lalu, Ahok harus menjalani hukuman penjara dua tahunnya di Rutan Mako Brimob.

Djarot: Saya Bangga dengan Pak Ahok, Kebenaran Itu Tidak Bisa Dibungkam
Fitri Wulandari/Tribunnews.com
Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat saat ditemui di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyinggung soal pendahulunya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kini menjadi terpidana kasus penodaan agama.

Setelah divonis bersalah beberapa waktu lalu, Ahok harus menjalani hukuman penjara dua tahunnya di Rutan Mako Brimob.

Meski pendahulunya itu berakhir di balik jeruji besi, Djarot mengaku bangga karena Ahok dipenjara bukan karena terlibat korupsi.

"Saya bangga dengan Pak Ahok, dia dipenjara bukan karena korupsi, tapi dia dipolitisasi, akibat politisasi. Mohon maaf, saya akan bela. Lihat kerjanya (Ahok)," ujar Djarot dalam acara silaturahmi kepala SD, SMP, dan SMA se-DKI Jakarta di Gedung Yayasan Budha Tzu Chi, Jakarta Utara, Sabtu (12/8/2017).

Djarot menuturkan, sebagai seorang politikus, masuk penjara merupakan salah satu risiko yang harus dihadapi.

Dia pun mencontohkan mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Rolihlahla Mandela dan Proklamator Soekarno yang juga pernah dipenjara.

Kedua pemimpin itu, kata Djarot, dipenjara karena memperjuangkan kebenaran.

Djarot pun meminta Ahok untuk ikhlas dalam menjalani masa hukuman.

"Saya bilang ketemu Pak Ahok, enggak apa-apa, ini sudah garis Tuhan, kita harus jalani, harus ikhlas, terima risiko," kata dia.

Ahok tetap mempertahankan prinsip-prinsip kebenaran dalam hidupnya.

Baca: Megawati Tantang yang Tuduh Presiden Joko Widodo Pemimpin Diktator

Djarot pun berharap para kepala sekolah dan guru-guru bisa mempertahankan prinsip-prinsip yang sama.

"Kebenaran itu tidak bisa dibungkam dan sekali waktu kebenaran itu akan menunjukkan dirinya, entah berapa tahun," ucap Djarot.

Ahok divonis hukuman dua tahun penjara sesuai putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Mei 2017.(Nursita Sari)

Berita Ini Sudah Dipublikasikan di Kompas.com, dengan judul: Djarot: Saya Bangga Pak Ahok Dipenjara Bukan karena Korupsi 

Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help