Resahkan Warga, Enam Pasangan Wanita Sesama Jenis di Bogor Diusir dari Kontrakan
Baru-baru ini warga Kampung Banteng, Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor dibuat berang oleh penghuni kontrakan.
Editor:
Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, CIGOMBONG - Baru-baru ini penghuni kontrakan membuat berang warga Kampung Banteng, Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.
Kepala Desa Tugujaya, Sugandi Sigit, menjelaskan orang-orang itu ditemukan ketika Muspika tengah melakukan razia pada Sabtu (5/8/2017) malam.
Razia itu dilakukan atas laporan warga yang sudah gerah dengan keberadaan mereka.
Menurutnya, ada enam pasangan sesama jenis di dalam kontrakan.
"Masyarakat resah dengan yang namanya LGBT itu, pokoknya Desa Tugujaya harus bersih dari LGBT, makanya kita sweeping," ungkap Sugandi ketika dihubungi TribunnewsBogor.com, Minggu (3/9/2017).
Baca: Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Karambol di Kendal
Kata Sugandi keenam orang ini mengaku hanya mengontrak karena tempat kerja mereka tak jauh.
Pasangan asal Sukabumi itu dituding sebagai LGBT.
"Jadi, mereka itu adalah pelarian dari Kutajaya Sukabumi, mereka pada daftar kontrakan di Desa Tugujaya, makanya kita sweeping juga gitu," ujarnya.
Masih menurut Sugandi, para pasangan sejenis tersebut kini sudah tidak lagi menetap di desanya, karena ketika dilakukan sweeping oleh pihaknya, tidak dilakukan penangkapan.
Baca: Kantor Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta Dilempar Bom Molotov, Api Sempat Menyala
Pihaknya hanya menghimbau dengan sangat kepada mereka untuk segera pulang ke rumah masing-masing dimana berdasarkan identitas, mereka berasal dari Ciamis, Tasikmalaya, Sukabumi, Cianjur, Ketapang dan Purworejo.
"Sekarang mereka udah pada pulang, karena kita waktu itu, kepada mereka, udahlah pada pulang aja lah, masyarakat sudah resah," kata Sugandi. (Naufal Fauzy)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor dengan judul: Ngontrak Bareng Sesama Jenis, Enam Pasangan Wanita di Cigombong Bogor Diusir