Seorang PSK di Jakarta Barat Gigit Tangan Petugas Saat Dirazia

Dari puluhan PMKS yang terjaring itu terdapat sembilan PSK yang terkena razia gabungan itu.

Seorang PSK di Jakarta Barat Gigit Tangan Petugas Saat Dirazia
BBC
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puluhan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) terjaring razia gabungan yang dilakukan Satgas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Barat dan Komando Distrik Militer 0503/Jakarta Barat Jumat (8/9/2017) malam.

Dari puluhan PMKS yang terjaring itu terdapat sembilan PSK yang terkena razia gabungan itu.

Saat ditangkap ada yang berusaha melepaskan diri dengan cara menggigit tangan petugas.

Baca: Seorang Ayah di Malaysia Tega Sodomi Putrinya Sendiri Lebih 600 Kali, Divonis 48 Tahun Penjara

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Hadi Surya mengatakan, para PSK itu terjaring razia saat mereka mangkal di sejumlah titik rawan di Jakarta Barat.

Pihaknya menerima banyak laporan terkait prostitusi yang dilakukan oleh para waria dan wanita di lokasi tersebut.

"Ada banyak laporan yang masuk. Lalu kita menindaklanjuti dengan melakukan razia gabungan," katanya, Sabtu (9/9/2017).

Puluhan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terjaring razia di Jakarta Barat pada Jumat (8/9/2017) malam ini dirujuk ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya Jakarta Barat untuk proses pendataan serta pembinaan. (Warta Kota/Bintang Pradewo)
Puluhan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terjaring razia di Jakarta Barat pada Jumat (8/9/2017) malam ini dirujuk ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya Jakarta Barat untuk proses pendataan serta pembinaan. (Warta Kota/Bintang Pradewo) ()

Dari sembilan PSK yang terjaring itu, lima di antara mereka adalah perempuan dan dan empat lainnya waria.

Ketika hendak diamankan, para waria itu sempat berusaha melarikan diri. Namun akhirnya mereka tetap tertangkap.

Puluhan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terjaring razia di Jakarta Barat pada Jumat (8/9/2017) malam ini dirujuk ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya Jakarta Barat untuk proses pendataan serta pembinaan. (wartakota)
Saat tertangkap itu mereka terus berusaha melepaskan diri dengan berbagai cara.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help