Bos Organda Ingin Sepeda Dapat Tempat di Bus

Ketua DPP Organda Adrianto Djokosoetono berharap pemerintah juga menyediakan tempat bagi pengendara sepeda,

Bos Organda Ingin Sepeda Dapat Tempat di Bus
Warta Kota/Ahmad Sabran
Petugas dari Dishub DKI Jakarta meremajakan marka jalur sepeda di Jalan Prof Joko Sutono, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengurangi jumlah volume kendaraan pribadi di jalan. Hal ini dilakukan melalui penambahan armada angkutan umum, sampai pembatasan operasi mobil pribadi menggunakan sistem ganjil dan genap.

Ketua DPP Organda Adrianto Djokosoetono berharap pemerintah juga menyediakan tempat bagi pengendara sepeda, karena alat transportasi sekaligus untuk olahraga itu bisa mengurangi masyarakat yang gunakan mobil pribadi ke kantor.

"Sepeda kalau banyak bisa naik ke bus mungkin banyak yang manfaatkan daripada kendaraan bermotor," ujar Adrianto di Jakarta, Kamis (13/9/2017).

Adrianto pun meminta ketegasan pemerintah memperbanyak pembatasan mobil pribadi. Salah satu caranya dengan menambah jalur Transjakarta di ibukota, sehingga mempersempit kendaraan pribadi yang ada.

"Transjakarta jalur khusus, apakah bisa ditingkatkan kapasitasnya? Jadi kan memakan jalan kendaraan pribadi tapi kan ini akan semakin lancar juga," ungkap Adrianto.

Adrianto juga berharap pemerintah mengikuti sistem transportasi di Singapura, dengan memberikan persyaratan yang sulit untuk membeli mobil pribadi.

"Di Singapura enggak mungkin ada mobil murah, karena untuk punya mobil saja harus punya sertifikat seharga mobil sendiri," kata Adrianto.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help