Politisi Terjerat Narkoba

Polisi Akan Periksa Manajer Diskotek Diamond

Pemeriksaan dilakukan untuk mengusut asal-usul sabu yang dikonsumsi Indra dan dua temannya.

Polisi Akan Periksa Manajer Diskotek Diamond
Tribunnews.com/Glery
Lokasi polisi mengamankan politisi Partai Golkar, Indra J Piliang alias IJP di Room Oval Diamond Karaoke and Lounge, pada Rabu (13/9/2017) sekitar pukul 19.30 WIB. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi akan segera meminta keterangan manager dari tempat hiburan malam Diamond Karaoke & Lounge, Tamansari, Jakarta Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyatakan, pemanggilan berkaitan dengan kasus politikus Partai Golkar Indra J Piliang.

Polisi tetap mengusut kasus tersebut, meski Indra menjalani rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan setelah melalui proses assesment.

"Kita tetap melakukan kegiatan untuk pemanggilan, (proses hukum) tetap jalan," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (20/9/2017).

Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah memeriksa sejumlah karyawan tempat hiburan malam Diamond, Tamansari, Jakarta Barat.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengusut asal-usul sabu yang dikonsumsi Indra dan dua temannya.

Baca: Menhan Mengaku Malas dan Bosan Masih Saja Ada yang Ribut Soal PKI

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah memeriksa sejumlah karyawan tempat hiburan malam Diamond, Tamansari, Jakarta Barat.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengusut asal-usul sabu yang dikonsumsi Indra dan dua temannya.

Seorang karyawan Diamond berinisial tengah diperiksa. S ditangkap oleh penyidik dan masih didalami keterangannya.

"Kita cek sejauh mana, apakah perantara barang narkotika yang inisial S itu benar karyawan sana," ujar Argo.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap S, polisi memastikan akan memintai keterangan pihak manajemen dari Diamond.

"Nanti manajernya (Diamond) pasti akan diperiksa, akan kita tanyakan, mungkin minggu ini," ujar Argo.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help