Gubernur Baru Jakarta

Anies Baswedan Diharapkan Bawa Angin Baru Pembahasan Reklamasi Pantai Jakarta

Belum lagi, lanjut Dita, tanggung jawab penyediaan rumah susun bagi warga miskin tanpa menghilangkan mata pencahariannya.

Anies Baswedan Diharapkan Bawa Angin Baru Pembahasan Reklamasi Pantai Jakarta
Tribunnews.com/Hendra Gunawan
Salah satu pulau reklamasi di pantai Jakarta di lihat dari atas pesawat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berharap Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan dapat membawa angin baru dalam pembahasan reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Wasekjen PKB Dita Sari berharap penilaian terhadap kelanjutan projek reklamasi dapat sungguh-sungguh didasarkan pada manfaat apa yang akan diperoleh rakyat dan bukan lagi menjadi bahan bakar bagi kontestasi politik apapun.

"Para penyokong reklamasi menyatakan bahwa reklamasi penting untuk menambah luas tanah. Bagi PKB, argumentasi bahwa reklamasi adalah vital untuk Jakarta yang sudah terlalu padat tidak bisa kami terima," kata Dita dalam keterangan tertulis, Kamis (12/10/2017).

Baca: Sesi Pemotretan Baju Dinas, Anies Baswedan Tampak Keringatan

Dibandingkan kepadatan di kota Paris (400 jiwa/ha) dan Copenhagen (600 jiwa/ha), kata Dita, Jakarta relatif masih lumayan yaitu 150 jiwa/ha.

Menurutnya, persoalan ibukota adalah kepadatan itu tidak didukung dengan penambahan kepadatan lantai terbangun dan infrastruktur pendukung di dalam Jakarta.

"Mengapa bukan kepadatan lantai dan infrastruktur publik saja yang fokus dibangun? Mengapa malah "mlipir" ke laut pantura untuk menambah lahan?" kata Dita.

Dita juga meragukan klaim bahwa reklamasi adalah untuk kepentingan umum.

Ia menilai reklamasi justru mengubah space yang tadinya merupakan milik bersama, menjadi milik pribadi pribadi.

Baca: Sandiaga Pakai Sepatu Pantofel Putih: Wah, Silau Men

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help