Dokter Tembak Istri

Ini Jawaban IDI Soal Dokter Helmi yang Tembak Istrinya Hingga Tewas

Sementara, untuk masalah kejiwaan dokter Helmi, pihaknya juga mengaku belum mendapatkan laporan tersebut.

Ini Jawaban IDI Soal Dokter Helmi yang Tembak Istrinya Hingga Tewas
Kompas.com/Akhdi Martin Pratama
Dokter Helmi saat dibawa penyidik untuk diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/11/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Dokter Helmi menembak istrinya dr Lety Sultri (46) hingga tewas di Azzahra Medical Centre, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (9/11/2017) sekira pukul 14.00 WIB.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pun angkat bicara.

Sekretaris Jendral Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (Sekjen PB IDI) Dr. Moh Adib Khumaidi, mengatakan bahwa hal tersebut merupakan masalah hukum.

Dimana kewenangannya ada di aparat penegak hukum.

"Ini kan udah masalah hukum, kalau udah masalah hukum ya kewenangan ada di aparat hukum, silakan diproses aja. Ini bukan dalam profesi dokternya, artinya saya tidak akan mengomentari dalam profesi dokternya tapi karena dia sebagai warga negara yang tersangkut kasus hukum ya biarkan kepolisian memproses sesuai aturan dalam kasus hukumnya," kata Khumaidi ketika dikonfirmasi, Jumat (10/11/2017).

Baca: Jadi Tersangka Lagi, Setya Novanto Lawan Balik KPK

Termasuk terkait kepemilikan senjata api. Kewenangan tersebut berada di pihak kepolisian.

Dimana aparat polisi wajib memprosesnya.

"Kewenangan-kewenangan itu bukan dalam profesi IDI. Kewenangan itu ada dalam kepolisian. Sebenarnya kepolisian bisa memproses terkait kepemilikian senpinya, kasus pembunuhannya. Itu adalah tiap warga negara yang terkena kasus hukum ya maka kewajiban aparat kepolisian untuk memproses," jelasnya.

Sementara, untuk masalah kejiwaan dokter Helmi, pihaknya juga mengaku belum mendapatkan laporan tersebut.

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help