Kisah Nenek Nur Tetap Pilih Tinggal di Gubuk Meski Dapat Tawaran Rumah

Wanita lansia yang berusia 103 tahun itu tinggal sendirian dengan kondisi gubuk kecil dan begitu memprihatinkan.

Kisah Nenek Nur Tetap Pilih Tinggal di Gubuk Meski Dapat Tawaran Rumah
Warta Kota/Yosia Margaretha
Nenek Nur yang telah berusia 103 tahun saat ini hidup sendiri di sebuah gubuk tua di belakang pos kamling di Jalan Saidi V, Cipete, Jakarta Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA ---- Nenek Nur ditemukan terlantar dan tinggal di sebuah gubuk di Jalan Saidi V, Cipete, Jakarta Selatan.

Wanita lansia yang berusia 103 tahun itu tinggal sendirian dengan kondisi gubuk kecil dan begitu memprihatinkan.

Namun ternyata Nenek Nur, sapaannya sudah beberapa kali ditawarkan rumah oleh pemerintah dan juga beberapa pihak dan dirinya tetap ingin tinggal di gubuk tersebut.

"Waktu itu orang DKI (pemrpov) datang. Bilang nenek tinggal di rumah aja, dikasih rumah tapi rusun. Saya gak mau. Rumahnya panjang. Gak kuat ngurusnya. Saya punya jantung" ujar Nenek Nur kepada wartawan Wartakotalive (10/11/2017).

Baca: Kuasa Hukum Novanto Anggap KPK Telah Menghina Pengadilan

Baca: Curhat Novanto: Mengapa Saya Diperlakukan Seperti Ini, Saya Bukan Penjahat

Nenek Nur juga enggan untuk dibawa ke panti jompo karena dirinya lebih nyaman untuk tinggal sendiri dan mengurus dirinya sendiri.

"Bawa ke panti? Gak mau ah!" ucap wanita tersebut dan menolak tawaran tersebut.

Ditengah keterbatasannya, nenek satu ini mengandalkan hidupnya dengan pemberian dari orang-orang yang perduli baik dalam bentuk makanan maupun uang.

"Ada waktu itu orang kasih Rp 20 ribu. Dibuat beli nasi Rp 5 ribu trus beli air buat mandi Rp 10 ribu. Abis itu habis" ucap Nenek Nur.(Yosia Margaretha)

Artikel ini telah tayang di Warta Kota dengan judul: Ditawarkan Rumah, Nenek Nur Tetap Ingin Tinggal di Gubuk

 

Editor: Ferdinand Waskita
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help