Hargai Perbedaan Pendapat, Anies Ajak Warga Tidak 'Uninstall' Traveloka

Berdasarkan informasi yang beredar di linimasa Twitter, ada ajakan untuk meng-uninstall aplikasi Traveloka.

Hargai Perbedaan Pendapat, Anies Ajak Warga Tidak 'Uninstall' Traveloka
Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Gubernur Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Balaikota Jakarta, Senin (13/11/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi walk out (WO) pianis Ananda Sukarlan di acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius, di Hall D JIEXPO Kemayoran, pada Sabtu (11/11/2017), berbuntut panjang.

Berdasarkan informasi yang beredar di linimasa Twitter, ada ajakan untuk meng-uninstall aplikasi Traveloka. Ini dilakukan karena salah satu pendiri sekaligus CTO Traveloka, Derianto Kusuma memberikan dukungan kepada Ananda.

Derlanto disebut-sebut menyalami dan memberikan ucapan selamat sebagai bentuk dukungan kepada Ananda atas aksinya meninggalkan tempat saat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berpidato.

Baca: Pria Gangguan Jiwa Pembunuh Ayahnya Ditangkap di Hutan Tak Lama Usai Warga dan Polisi Gelar Yasinan

Menanggapi adanya gerakan #UninstallTraveloka di media sosial, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, merasa tidak perlu dilakukan. Hal ini karena aplikasi itu sudah memberikan manfaat bagi banyak orang.

"Tidak perlu harus uninstall dan lain-lain. Traveloka memberikan manfaat bagi warga banyak," kata Anies, Selasa (14/11/2017).

Dia mengajak kepada seluruh warga ibu kota untuk menghargai perbedaan pendapat. Menurut dia, tindakan-tindakan yang dapat merugikan orang lain tidak perlu dilakukan.

"Kita hormati orang berpandangam. Hormati orang berbeda. Biasakan berbeda pandangan dengan sehat saling menghormati, menghargai tanpa melakukan penghukuman-penghukuman, seperti itu. Jadi tidak perlu un-install segala macam," tambahnya.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help