Minggu, 31 Agustus 2025

Temui Warga Jakarta Pusat, Anies Terima Keluhan Soal Laporan Pertangungjawaban RT/RW

Gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke kota administrasi Jakarta Pusat.

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno melakukan kunjungan kerja ke kota administrasi Jakarta Pusat, pada Selasa (5/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com,Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke kota administrasi Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).

Kunjuangan kerja yang dilakukan di gedung Pertamina, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ini dihadiri juga Wali Kota Mangara Pardede, sejumlah pejabat, RT, RW, hingga LMK dari 8 kecamatan di Jakarta Pusat.

Baca: Keterangan Dari Penyidik Bareskrim Akan Digunakan MKD Untuk Putus Kasus Viktor Laiskodat

Dalam kesempatan tersebut, seorang warga dari Cempaka Baru Ahmad Rahman mengeluhkan tentang adanya laporan pertanggungjawaban dana operasional RT/RW yang harus dibuat meskipun kegiatan belum dilaksanakan.

Menurut Rahman, laporan diserahkan untuk segera mencairkan dana operasional RT/RW.

Baca: Polisi Pulangkan Pria Terduga Penghina Habib Rizieq di Facebook, Alasannya Tidak Ada yang Lapor

"Masalah pelaporan ini sangat tidak jelas laporan pertanggungjawabannya. Cara-cara itu membuat RT/RW berbohong kepada Pemerintah," kata Rahman di hadapan Anies Baswedan dan tamu undangan.

Ia pun meminta agar Anies Baswedan dan Mangara Pardede untuk menghapus aturan tersebut.

Baca: Polisi Bantah Pria Diduga Penghina Habib Rizieq Dibawa Anggota FPI Atau Bang Japar

"Saya minta kalau gubernur dan wali kota tentang pelaporan RT/RW harus dihapuskan kembali ke zaman foke," ungkap Rahman.

Gubernur yang baru dilantik pada 16 Oktober lalu ini pun mengatakan nantinya pada tahun 2018, laporan pertanggungjawaban akan dihapus.

Lebih lanjut, Anies mengatakan meski akan dihapus laporan, RT/RW diharapkan tetap menjaga kepercayaan warga.

"Tadi saya sudah tanya ke pak Aspem mulai 2018 jadi bapak ibu tidak perlu menuliskan laporan lagi. Tapi harus dijaga sebaik mungkin. Kalau kami saja tidak percaya pada bapak ibu bagaimana warga bisa percaya," kata Anies menanggapi pertanyaan warga.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan