Ikuti Saran Penumpang Hindari Razia Polisi, Sopir Taksi Online Ini Akhirnya Ditangkap

Seorang petugas mencurigai sebuah mobil merek Toyota Avanza yang mencoba meghindari razia dengan cara berusaha berputar arah.

Ikuti Saran Penumpang Hindari Razia Polisi, Sopir Taksi Online Ini Akhirnya Ditangkap
Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sial benar pengemudi taksi online berinisial BI (20) ini.

Gara-gara tiga penumpangnya, AN (20), TB (20) dan AC (29) memintanya menghindari operasi razia, dia ikut tertangkap polisi dan harus mendekam di tahanan MapolsekKemayoran,  Jakarta Utara sejak Sabtu dinihari (6/1/2018).

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor KemayoranJakarta Pusat, AKP Iswantara, mengemukakan alasan penangkapn terhadap mereka berempat.

Baca: Bupati yang Dicokok KPK Ternyata Belum Genap Sepekan Menikah

Keterangan Iswantara disampaikan Sabtu siang ketika dimintai konformasi tentang peristiwa itu di kantornya.

Perisitiwanya, kata Iswantara, dimulai ketika petugas polisisedang melakukan razia rutin di Jalan Industri Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (6/1/2018) dini hari. 

Seorang petugas mencurigai sebuah mobil merek Toyota Avanza yang mencoba meghindari razia dengan cara berusaha  berputar arah.

Petugas yang measa curiga lalu mengejarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, polisi dan menemukan alat hisap (bong) sabu-sabu di dalam mobil yang dikemudikan BI. Pada saat itu mereka mencoba melarikan diri sehingga petugas menangkap keempatnya.

""Salah satu pelaku yang ketangkap berinsial BI, ‎sopir taksi online. Di mobil itu ketiga pemuda habis mengonsumsi sabuusabu. Mereka terjaring petugas yang sedang melakukan razia," ujar AKP Iswantara.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help