Kasus Persekusi Sejoli di Cikupa Segera Disidang Pelaku Utama Terancam 12 Tahun Penjara

Selain berperan merobek-robek baju korban kata Rahmadhy, Komarudin juga menyuruh orang-orang sekitar untuk membuat video saat pasangan ditelanjangi

Kasus Persekusi Sejoli di Cikupa Segera Disidang Pelaku Utama Terancam 12 Tahun Penjara
IST
Enam orang pelaku persekusi di Cikupa, Kabupaten Tangerang tidak lama lagi akan segera menjalani persidangan perdana 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komarudin alias Toto alias pak RT pelaku utama kasus viral persekusi pasangan ditelanjangi di di Kampung Kadu, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang terancam dihukum 12 tahun penjara. Jaksa Penuntut Umum Kabupaten Tangerang menjerat Komarudin dengan pasal 29 Undang-undang Pornografi.

"Yang kita anggap sebagai pelaku utamanya adalah Komarudin. Kita jerat dengan pasal 29 UU Pornografi. Itu ancaman maksimal 12 tahun penjara, karena dia merobek-robek baju korban yang perempuan," kata Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Rahmadhy Seno kepada Tribunnews, Jumat(12/1/2018).

Selain berperan merobek-robek baju korban kata Seno, Komarudin juga menyuruh orang-orang sekitar untuk membuat video saat pasangan ditelanjangi dan diarak warga. "Karena dia menyuruh orang-orang sekitar dia untuk videoin," kata jaksa Seno.

Bunyi pasal 29 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi adalah: "Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat  (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 (dua belas) tahun  dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah)"

Para tersangka yang membuat video lalu menyebarkan lanjut Seno juga dijerat, namun kata Seno jaksa yang menangani perkara para tersangka tersebut bukan dirinya. "Yang videoin dapat, tapi jaksanya bukan saya,"kata Seno.

Sementara untuk lima orang tersangka lainnya menurut Seno dikenakan pasal 170 dan Pasal 335 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun 6 bulan kurungan penjara. Adapun nama-nama tersangka selain Komarudin adalah Suhendang alias Anom, Nuryadi alias Yadi, Gunawan Saputra alias pak RW bin Uci Sanusi, Iis Suparlan alias Ocong dan Anwar Cahyadi alias Jabrik.

Seno juga menjelaskan berkas keenam tersangka juga akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri alias P21. Diperkirakan tiga minggu lagi enam orang tersangka tersebut akan menjalani persidangan perdananya.

"Minggu depan pelimpahan perkara ke PN, P21 terus tahap dua. Sidang tiga minggu lagi,"kata Seno.

Diketahui dua sejoli R dan M digerebek warga di sebuah kontrakan di wilayah Desa Sukamulya, Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Sabtu(11/11/2017) lalu.

Keduanya kemudian ditelanjangi dan dianiaya warga karena tuduhan mesum. Padahal keduanya sudah siap menikah dan tidak berbuat seperti yang dituduhkan.

Warga kemudian beramai-ramai main aksi hakim sendiri, mengarak keduanya, menelanjangi dan dibawa ke sebuah pos ronda. Bahkan dari sebagian warga ada yang menyebarkan video penganiayaan tersebut ke media sosial hingga menjadi viral.

Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help