OK OCE Disebut Cuap-Cuap, Ini Jawaban Pendirinya

Salah satu Co-Founder OK OCE, Anthony Leong mengatakan, program tersebut masih berjalan dan sesusi dengan proses.

OK OCE Disebut Cuap-Cuap, Ini Jawaban Pendirinya
Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno dengan co-founder OK OCE 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Dibilang Program One Kecamatan One Center of Enterpreneurship (OK OCE) hanya sekadar pelatihan cuap-cuap, pendirinya pun angkat bicara.

Salah satu Co-Founder OK OCE, Anthony Leong mengatakan, program tersebut masih berjalan dan sesusi dengan proses.

“OK OCE ini memang punya target awal memberikan motivasi usaha terlebih dahulu kepada masyarakat untuk berwirausaha, jadi yang penting masyarakat punya semangat dulu selanjutnya ke tahap praktek, pendampingan dan lainnya,” kata Anthony dalam keterangan persnya, Sabtu (13/1/2018).

Anthony memaparkan contoh OK OCE Stock Center yang kini dibekali praktek ilmu perdagangan saham. Selain itu, praktek tentang keterampilan wirausaha sudah sejak awal diberikan kepada peserta pelatihan OK OCE.

“Salah satunya OK OCE Stock Center kita sudah masuk kepada tahapan praktek, mulai dari praktek keterampilan analisa sampai perdagangan saham. Tapi praktek ini tentu harus diiringi dengan teori terlebih dahulu. Banyak member yang ekonominya melonjak karena adanya OK OCE. Ini kita sudah lakukan distribution of wealth and income,” tutur Anthony yang juga fungsionaris Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Menurut Anthony, program OK OCE sudah berjalan cukup lama sejak masa kampanye Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno, adapun jumlah pesertanya yang telah mendapatkan pelatihan jika ditotal telah menembus angka 30 ribu orang.

“OK OCE ini kan sudah lama, sudah dari masa kampanye kita kemarin sampai sekarang. Antusias masyarakat juga cukup besar, pesertanya saja yang kita latih secara keseluruhan sudah lebih dari 30 ribu orang,” pungkas CEO Menara Digital itu.

Anthony menyebut juga ada korelasi antara OK OCE dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mampu melampaui pencapaian target penerimaan pajak dan retribusi daerah untuk tahun anggaran 2017.

Penulis: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help