Pembunuhan di Tangerang

Kapolrestro Kota Tangerang Pastikan Tak Ada Barang Hilang

Namun Harry tidak mau cepat mengambil kesimpulan bahwa itu bukan merupakan peristiwa perampokan.

Kapolrestro Kota Tangerang Pastikan Tak Ada Barang Hilang
capture video
Kronologi Insiden Berdarah di Tangerang, Sekeluarga Dibantai, Ibu dan Anak Tewas Berpelukan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolrestro Kota Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan memastikan tidak ada yang barang yang hilang dalam kasus pembunuhan satu keluarga Perumahan Taman Kota Permai 2 Blok B6 RT 05 RW 12 No 5 Kelurahan Periuk, Kota Tangerang pada Senin (12/2/2018) kemarin.

Keterangan itu disampaikan Harry Kurniawan di sela kegiatan menjenguk korban selamat dalam kejadian itu sekaligus yang berperan sebagai kepala keluarga tersebut yaitu Effendi (63) di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (13/2/2018).

“Barang milik keluarga ada semua, lengkap seperti mobil, televisi, kulkas, dan lain-lain. Sementara ponsel yang kami cari sudah ditemukan tadi pagi yaitu berjumlah empat buah dan semua dibungkus rapi menjadi satu di satu tempat,” ungkapnya kepada awak media.

Namun Harry tidak mau cepat mengambil kesimpulan bahwa itu bukan merupakan peristiwa perampokan.

Baca: KPK Periksa Anggota DPRD dari Empat Fraksi untuk Tersangka Walikota Mojokerto

Karena menurut keterangan beberapa saksi sekaligus tetangga bahwa terjadi percekcokan di dalam rumah sebelum istri Effendi, Ema (40) dan dua anaknya Nova (23) serta Tiara (11) ditemukan tewas serta Effendi sendiri ditemukan dalam keadaan kritis.

“Yang membuat sulit adalah bahwa menurut keterangan saksi menyebut mulai dari pintu gerbang hingga pintu masuk rumah korban tidak terkunci sama sekali sehingga kami belum bisa menentukan alibinya. Kalau misal dikunci dari dalam atau ada bukti pembongkaran maka akan lebih mudah penentuan motifnya.”

“Nanti kami sinkronkan barang bukti dengan semua keterangan saksi, termasuk penemuan empat ponsel yang kami cari sejak kemarin sehingga semoga bisa mempercepat pengungkapan kasus ini,” katanya.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help