Pembunuhan Sadis di Tangerang

Keterangan Saksi Arahkan Penyidikan Pelaku Pembunuh Dduga Sang Ayah

Saksi yang merupakan tetangga korban, mengaku sempat mendengar pertengkaran hebat di dalam rumah, sebelum pembunuhan terjadi.

Keterangan Saksi Arahkan Penyidikan Pelaku Pembunuh Dduga Sang Ayah
Warta Kota
Petugas kepolisian mengevakuasi jasad korban pembantaian di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05/RW 12 Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang pada Senin (12/2/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Kapolresta Tangerang Kombes Harry Kurniawan menuturkan, pihaknya telah memeriksa tujuh saksi terkait kasus pembunuhan satu keluarga di Taman Kota II, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang pada Senin (12/2/2018) kemarin.

Saksi yang merupakan tetangga korban, mengaku sempat mendengar pertengkaran hebat di dalam rumah, sebelum pembunuhan terjadi.

"Saksi ada tujuh warga sudah kita mintai keterangan. Karena saksinya tidak hanya yang mendengarkan ribut, ada juga yang masuk bersama-sama. Ada juga yang di sebelahnya tidak masuk, tapi mendengar di dalam ada keributan. Banyak saksi," ucap Herry di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (13/2/2018).

Muncul spekulasi terkait tragedi tersebut. Spekulasi pertama menyebutkan bahwa korban selamat Muktar Efendi yang saat ini berstatus sebagai saksi kunci, diduga menjadi tersangka. Harry belum bisa memastikan hal tersebut.

"Ya kalau Polri tidak menduga-duga. Semua keterangan fakta kita kumpulkan untuk cepat ungkap siapa pelakunya," ujarnya.

Baca: Tim Suzuki Ecstar Menyesal Batal Gaet Johann Zarco kata Davide Brivio

Meski begitu, pihaknya menemukan empat handphone yang disatukan di dalam sebuah buntalan plastik. HP tersebut akan dijadikan barang bukti oleh pihaknya.

"Ya nanti siang ini kita simpulkan, karena ini dari keterangan saksi mahkota ini tadi kita sudah sampaikan juga, kita sinkronkan dengan tim di TKP," tuturnya.

"Karena ada temuan-temuan baru itu, termasuk saya baru komunikasi dengan saksi korban ini. Tim menyampaikan bahwa HP yang kemarin kita cari ternyata tidak hilang, karena baru ditemukan tadi pagi, hari ini, dalam keadaan terbungkus rapi. Ya mudah-mudahan ini bisa mengungkap juga," sambungnya.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help