Pembunuhan Sadis di Tangerang

Firasat Mantan Karyawan Emah, Rajin Kirim Pesan WhatsApp Usai Mimpi Buruk Tiga Hari

Tuti, mantan karyawan Emah merasakan hal aneh sebelum pembunuhan sadis terjadi. Tiga hari berturut-turut Tuti bermimpi buruk.

Firasat Mantan Karyawan Emah, Rajin Kirim Pesan WhatsApp Usai Mimpi Buruk Tiga Hari
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kios Emah di Pasar Kebon Besar di Batu Ceper, Tangerang, Banten, Selasa (13/2/2018) masih tutup. Emah dan dua putrinya tewas dibunuh suami ketiganya pada Senin (12/2/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Tuti, mantan karyawan Emah merasakan hal aneh sebelum pembunuhan sadis terjadi.

Tiga hari berturut-turut Tuti bermimpi buruk.

Saat itu, satu minggu sebelum pembunuhan keji dilakukan Muktar Efendi alias Abi alias Aki, Tuti mulai kembali menghubungi mantan bosnya, Emah.

"Dari semingguan ini saya ingin sekali WhatsApp Emah," kata Tuti kepada TribunJakarta.com di Pasar Kebon Besar.

Ia sempat malu mengirimkan pesan kepada Emah lantaran tidak bekerja lagi dengannya.

Akhirnya, pada Sabtu (10/2/2018), saat Emah terakhir kali ke kiosnya, Tuti datang menghampiri.

"Jarang-jarang saya menghampiri Ayu Ting Ting ketika sudah tidak bekerja untuk dia," cerita dia.

Suasana pecah, penuh canda, ketika Tuti membandingkan gajinya di tempat yang baru dengan saat bekerja untuk Emah.

Selama empat bulan bekerja Yanti sama sekali tidak pernah memimpikannya.

Halaman
12
Editor: Ade Mayasanto
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help