Lima Anak Adopsi Diperlakukan Tak Manusiawi! Diberi Makanan Basi Hingga Tidur di Kamar Mandi

Seorang wanita berinisial CW (60) diduga melakukan penganiayaan terhadap lima orang anak angkatny

Lima Anak Adopsi Diperlakukan Tak Manusiawi! Diberi Makanan Basi Hingga Tidur di Kamar Mandi
net
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang wanita berinisial CW (60) diduga melakukan penganiayaan terhadap lima orang anak angkatnya.

Ia lalu diamankan Polres Metro Jakarta Pusat saat menginap bersama empat orang anak asuhnya di kamar nomor 1440, Hotel Le Meredian, pada Rabu (28/2) kemarin.

Polisi juga turut membawa empat orang anak berinsial RW (14), OW (13), TW (8), serta EW (10).

Kasus terendus saat mantan anak asuh CW berinisial FA (13) mengadukan perbuatan ibu angkatnya yang kerap memperlakukannya secara kasar kepada Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI).

Kejadian itu sudah berlangsung sejak April 2017 lalu. Karena tidak betah, FA pun kabur dan mendapatkan orangtua asuh lain yang tinggal di kawasan Senen, Jakpus.

"Dari pengakuan saksi yaitu FA dan LPAI, anak-anak sering diperlakukan kasar seperti disuruh tidur di kamar mandi dengan alas koran, diberi makan makanan basi, serta ada yang rambutnya dipotong jika berbuat kesalahan seperti mencuri uang," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Roma Hutajulu, Kamis (1/3/2018).

Baca: Hadiri Sidang Hak Asuh Anak, Tessa Kaunang dan Sandy Tumiwa Tak Bertegur Sapa

Kepolisian juga menemukan fakta bahwa proses adopsi anak-anak tersebut diduga ilegal atau tidak dilengkapi dokumen resmi.

CW kerap menginap di hotel dalam jangka waktu yang lama. Ia berpindah-pindah di antaranya dari Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Hotel Twin Plaza, Jakarta Barat, hingga ke Hotel Le Meredien, Jakarta Pusat.

Kepolisian pun masih menunggu pemeriksaan terhadap CW yang kerap berpindah dari satu hotel ke hotel lainnya meski tak memiliki pekerjaan.

Halaman
12
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help