Marak Jual Beli Akun Ojek Online, Satu Akun Go-Jek Ditawar Rp 1,5 Juta

Dalam satu grup bahkan terdapat lebih dari 14.500 anggota yang sebagian di antaranya menjual akun dan perlengkapan lainnya

Marak Jual Beli Akun Ojek Online, Satu Akun Go-Jek Ditawar Rp 1,5 Juta
henry lopulalan/stf
DEMO OJEK ONLEN - Para driver ojek online (ojol) yang tergabung dari sejumlah perusahaan konvoi usai demo di Jalan Merdeka Selatan, Kamis (23/11/2017). Mereka demo di depan Kementerian Perhubungan dan Istana Meredeka untuk menuntut soal regulasi yang merugikan ojol. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Akhir-akhir ini, kabar hengkangnya Uber dari Indonesia dan Asia Tenggara semakin kencang berhembus.

Terkait hal ini, banyak pengemudi atau mitra Uber yang menjual akun miliknya.

Setelah mendapatkan informasi dari seorang pria yang membeli akun Uber dengan inisial S, tim redaksi mencoba menelusuri praktik jual beli akun tersebut.

Di jejaring sosial Facebook contohnya, terdapat beberapa grup yang dijadikan sebagai media untuk melakukan jual beli akun ojek online, tidak hanya Uber tapi juga Grab dan Gojek.

Dalam satu grup bahkan terdapat lebih dari 14.500 anggota yang sebagian di antaranya menjual akun dan perlengkapan lainnya seperti helm, jaket, ATM serta telepon genggam.

Baca: RemitPro Targetkan Layani Pengiriman Uang sampai Rp 1,5 Triliun

Data yang diperoleh dari grup tersebut, akun Uber memiliki harga jual yang paling rendah.

Untuk mendapatkan sebuah akun Uber Motor, calon pembeli harus membayar Rp 100.000.

Sedangkan untuk akun Uber Car, dijual dengan harga Rp 150.000.

Di atasnya, adalah akun Grab. Harga jual akun Grabbike dan Grabcar berkisar antara Rp500.000 sampai Rp750.000.

Halaman
12
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved