Polisi: Komplotan Spesialis Pencuri Avanza Ternyata Saling Kenal Sejak Mereka di Lapas

Tiga pelaku spesialis pencurian mobil Toyota Avanza, berhasil dibekuk oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya

Polisi: Komplotan Spesialis Pencuri Avanza Ternyata Saling Kenal Sejak Mereka di Lapas
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga pelaku spesialis pencurian mobil Toyota Avanza, berhasil dibekuk oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ).

Mereka adalah RH (32), HS (48) dan UT yang merupakan napi LP Tangerang.

Baca: Ban Pesawat Terperosok di Bandara Manokwari, Ini Pernyataan Batik Air

“Ketiga pelaku diduga saling kenal saat mendekam di LP tersebut. Kemudian mereka berkomplot untuk melakukan pencurian mobil, setelah RH dan HS bebas,” kata Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018).

Sementara, UT yang masih mendekam di lapas, berperan sebagai pengendali perantara antara penadah dan pemetik atau pencuri mobil.

Di mana RH yang bertugas sebagai pemetik dan HS sebagai penadah.

“Semua dikendalikan oleh UT di dalam lapas. Dia yang mengatur pencurian dan penadah menggunakan alat komunikasi telepon. Sementara hasil dari penjualan kendaraan curian itu masih kami dalami,” katanya.

UT akan menugaskan RH untuk mencuri di wilayah tertentu. Setelah berhasil, RH akan mengabari UT. Kemudian UT akan menghubungi penadah, HS untuk dijualnya.

Mobil tersebut dijual kepada penadah dengan harga Rp 15 juta hingga Rp 20 juta.

“Kemudian, penadah akan menjual kembali ke konsumen dengan harga yang lebih tinggi. Tapi kami masih mendalami ke mana saja mobil itu dijual,” katanya.

Pasalnya, saat ini barang bukti mobil curian yang berhasil diamankan adalah milik Yohandi (40). Yaitu mobil Toyota Avanza putih B 1279 PRB miliknya dicuri pada 26 Februari 2018 lalu di Jalan Peninggaran Timur II/11 RT 05/09 Kebayoranlama, Jakarta Selatan.

“Mereka mengaku sudah melakukan aksi pencurian sebanyak di 27 lokasi. Tapi kami masih telusuri lagi kemungkinan lokasi lainnya,” katanya.

Sementara itu, barang bukti yang berhasil diamankan adalah lima unit ponsel, tiga unit GPS, kunci letter T, tang putus, gunting, kabel penyambung aki, dan bekas bonggol kunci kontak mobil hasil curian.

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help