MRT Ditargetkan Beroperasi Maret 2019

Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Wiliam P Sabandar, menargetkan MRT bisa beroperasi pada Maret 2019

MRT Ditargetkan Beroperasi Maret 2019
Yanuar Nurcholis Majid
Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, William P Sabandar 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Wiliam P Sabandar, menargetkan MRT bisa beroperasi pada Maret 2019 mendatang.

"MRT dipastikan tidak molor, Maret 2019 tetap akan beroperasi sesuai dengan target yang sudah ditentukan," ujar Wiliam, saat ditemui di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Rabu (21/3/2018).

Wiliam menyampaikan jika pada Agustus dan Desember 2018 pihaknya akan melakukan ujicoba pengoperasian kereta MRT.

"Pada Agustus kita mulai integrated testing positioning. Desember kita akan melakukan percobaan kereta. Dan maret operasinya," ujar Wiliam.

Saat ini kegiatan konstruksi MRT akan memasuki tahap dua, dan terfokus pada persiapan operasional Maret 2019.

"Pada pengembangan bisnis, sudah mulai banyak area-area pengembangan bisnis yang harus dilakukan, tadi juga diminta untuk fokus pada operasional Maret 2019," ujar Wiliam.

Sementara untuk kereta MRT, Wiliam mengatakan sudah dalam proses pengiriman dan direncanakan tiba pada 28 Maret.

"Direncanakan 28 Maret akan tiba di Tanjung Priok, dua kereta MRT yg pertama, terdiri dari 12 gerbong, satu kereta itu ada 6 gerbong," ujar Wiliam.

Sementara untuk tarif MRT, William mengaku pihaknya sedang melakukan leader survei dengan para pemegang saham.

"Survei akan di-submit pada 5 April, dan kita baru bisa menghitung rancangan tarif yang akan dikenakan," ujar Wiliam.

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved